CIANJUR – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di tepi Danau Jangari, tepatnya di Dermaga 1 Kampung Jangari, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, pada Selasa, 14 April 2026.
Kapolsek Mande, AKP Yudi Heryanadi, S.H., CPHR, membenarkan penemuan mayat tersebut. Korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang menceburkan diri ke danau.
“Benar, pada hari Selasa 14 April 2026 sekira jam 04.00 WIB kami menerima laporan dan langsung cek TKP penemuan mayat perempuan di Dermaga 1 Danau Jangari,” ujar AKP Yudi Heryanadi saat dikonfirmasi, Selasa, 14 April 2026.
Kronologi dari CCTV dan Saksi
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pengecekan CCTV Kantor Dishub Perairan, peristiwa bermula sekitar pukul 03.00 WIB. Korban terlihat menaiki salah satu perahu yang terparkir di tepi danau, lalu melemparkan pelampung ke danau dan menceburkan diri.
“Korban berusaha berenang menggapai pelampung tersebut namun tidak berhasil hingga akhirnya tenggelam,” jelas AKP Yudi.
Sekitar pukul 15.00 WIB, dua saksi yakni Ardiani, 43 tahun, petugas piket Dishub Dermaga, dan Noni, 31 tahun, sopir perahu, terbangun dari tidur di parkiran Kantor Dishub. Keduanya melihat korban sudah dalam kondisi mengapung di tepi danau dengan rambut tersangkut tali jangkar perahu.
“Korban kemudian oleh para saksi diangkat menggunakan jangkar yang dikaitkan dengan tali, lalu dilemparkan ke tubuh korban untuk ditarik ke tepi,” terang Kapolsek Mande.
Tanpa Identitas, Sempat Berkeliaran 3 Hari
AKP Yudi Heryanadi menyebut, pada tubuh korban tidak ditemukan identitas diri. Usia korban diperkirakan 35 tahun.
“Dari keterangan saksi, sebelumnya korban berkeliaran di sekitar Dermaga sejak tiga hari kebelakang. Korban kerap tidur di atas perahu yang terparkir di dermaga bila malam hari,” ungkapnya.
Setelah dievakuasi, petugas Polsek Mande langsung membawa jenazah ke RSUD Sayang Cianjur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihaknya telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dokumentasi, dan melaporkan kejadian ke pimpinan.
“Selama kegiatan berjalan dalam keadaan aman dan kondusif. Saat ini kasus masih dalam penanganan Polsek Mande sambil menunggu hasil visum dan identifikasi korban,” tutup AKP Yudi Heryanadi.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum diketahui. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Polsek Mande atau RSUD Sayang Cianjur.












