Diduga menipulasi data dan tolak tandatangan kepala desa Mandalawangi hambat pasar Minggu pagi

Senin, 14 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung .Kegiatan pasar Minggu pagi dan car pree Day( CFD) dijalan lama Kiara Desa Mandalawangi kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung barat.kini terancam berhenti.hal ini menyusul sikap kepala desa Mandalawangi yang menolak tandatangan izin operasional kegiatan Car Free Day pasar Minggu pagi.

serta menipulasi data terkait jumlah pedagang dan pendapatan uang palkir oleh pihak pemerintahan desa. Pihak panitia menyayangkan sikap sepihak kepala desa mengklaim jumlah pedagang mencapai 500 orang dengan tarif pungutan sebesar Rp.50 000.

perpedagang paktanya kondisi dilapangan sangat jauh berbeda selisihnya dari tuduhan tersebut.panitia justru menerapkan subsidi silang dan strategis promosi untuk meramaikan pasar Minggu pagi.

salah satunya dengan nenggeratiska biaya lapak bagi para pedagang awal dari Haur wangi demi memancing kedatangan pedagang pedagang lainnya.selain masalah tidak mau soal tandatangan dan klaim jumlah pedagang membengkak ketidakjelasan mengenai pelaporan pendapatan palkir dari pihak desa juga menjadi sorotan.

warga.tindakan penghambatan ini dinilai merugikan ratusan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah( UMKM) lokal yang menggantungkan mata pencaharian nya pada kegiatan mingguan tersebut.warga kini mendesak adanya transparansi dan ruang dialog terbuka bersama kepala desa untuk meluruskan persoalan.

Ketua porum RW.desa Mandalawangi sangat menyayangkan dengan sikap kepala desa yang kini menjadi sorotan berbagai pihak.serta menjelaskan bikin stetmen jika kegiatan Car pree Day ( CFD) pasar Minggu ini dipandang bermanfaat bagi masyarakat desa Mandalawangi dan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah( UMKM) akan saya pertahankan apapun resikonya.jelasnya. (Asp)

Berita Terkait

Pria Asal Banjarnegara Meninggal Dunia di Rest Area Tol Palikanci Diduga karena Sakit
Gegara Sampah Terbakar Tanpa Pengawasan, Lahan Bantaran Kali Sragi Baru Sempat Membara Tengah Malam
Pria Asal Banjarnegara Meninggal Dunia di Rest Area Tol Palikanci Diduga karena Sakit
PROF DR SUTAN NASOMAL MEMINTA PRESIDEN RI PECAT DAN PENJARAKAN KADIS YANG MENGHALANGI TUGAS WARTAWAN
‎Tuntut Transparansi Kasus Emas Ilegal Bangkalan, APMP Jatim Serahkan Dumas ke Bidpropam Polda Jatim ‎
Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un — R.K. Fauzi Ali Bin Rahmo Abdul Fatah, Pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Kebun Sari, Berpulang
Klaim vs Fakta , Tiang Teras Anggota BPD di Jalan Desa Payudan Daleman: Pengukuran Ulang Satu-Satunya Jalan Keluar
Workshop P4GN Perkuat Peran Masyarakat dalam Pencegahan Narkoba di Cirebon

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:30

Pria Asal Banjarnegara Meninggal Dunia di Rest Area Tol Palikanci Diduga karena Sakit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:24

Gegara Sampah Terbakar Tanpa Pengawasan, Lahan Bantaran Kali Sragi Baru Sempat Membara Tengah Malam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:54

Pria Asal Banjarnegara Meninggal Dunia di Rest Area Tol Palikanci Diduga karena Sakit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:57

PROF DR SUTAN NASOMAL MEMINTA PRESIDEN RI PECAT DAN PENJARAKAN KADIS YANG MENGHALANGI TUGAS WARTAWAN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:13

Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un — R.K. Fauzi Ali Bin Rahmo Abdul Fatah, Pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Kebun Sari, Berpulang

Berita Terbaru