PAMEKASAN — Program Universal Health Coverage (UHC) yang diharapkan menjadi kado istimewa Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-496 dan telah resmi diaktifkan oleh Bupati Pamekasan Kholilurrahman per 2 November 2026, ternyata belum bisa dinikmati masyarakat. Di lapangan, warga justru masih diminta memilih berobat secara umum atau menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Bapak Arief Wahyudi, warga Kelurahan Jungcangcang, merasakan langsung kejanggalan ini. Ia membawa anaknya yang menderita gatal-gatal parah ke Puskesmas Teja, namun ditolak saat ingin menggunakan layanan UHC. “Katanya programnya belum aktif. Saya disuruh berobat umum atau bawa SKTM saja,” ungkapnya dengan kecewa. Padahal ia datang tepat setelah program ini dilaunching oleh Bupati.
Menerima keluhan tersebut, DPAC Madas Sedarah Kecamatan Tlanakan bersama awak media langsung meninjau ke Puskesmas Teja. Bendahara DPAC Madas Sedarah Kecamatan Tlanakan Hasbullah mempertanyakan hal tersebut kepada petugas loket: “Program UHC sudah diluncurkan Bupati, mengapa warga masih tidak bisa menggunakannya?”
Petugas loket Puskesmas Teja membenarkan kendala tersebut. “Benar pak, program UHC belum bisa digunakan. Dari konfirmasi kami ke staf Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, dikatakan UHC belum bisa aktif karena Perdanya belum ada. Jadi sementara masyarakat harus berobat umum atau menggunakan SKTM,” jelas petugas. Bahkan, warga dan awak media disarankan langsung ke Dinkes untuk mempertanyakan hal tersebut.
Tim pun mendatangi Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan. Namun, sayangnya Kepala Dinas Kesehatan tidak berada di tempat. Bagian pengaduan dan resepsionis hanya berpesan: “Kalau mau ditunggu, silakan ditunggu saja, Pak.” Hingga berita ini diturunkan, DPAC Madas Sedarah Kecamatan Tlanakan bersama awak media masih menunggu kedatangan Kadinkes untuk meminta penjelasan resmi dan jelas mengenai nasib program kesehatan yang sudah dijanjikan tersebut.
Masyarakat berharap janji layanan kesehatan gratis ini bukan sekadar seremonial belaka, tetapi benar-benar dapat segera dirasakan oleh warga yang membutuhkan.( ahd )













Komentar