Journalnews.id
LAHAT – – Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia AWDI Lahat mendesak APH KPK,Kejati,Polda Sumsel dan Kejaksaan negeri Lahat segera Audit, periksa pengelolaan anggaran Sekretariat DPRD Kabupaten lahat Anggaran tahun 2025.
Desakan ini disampaikan lewat surat Laporan yang akan dilayangkan oleh Ketua DPC Awdi Lahat Frengky.as, pada Rabu (21/10/2026).
Ia, menyoroti beberapa anggaran, Pengadaan sarana dan prasarana gedung kantor bangunan lainnya APBD-P tahun 2025 senilai Rp.6,012 miliar. Berdasarkan informasi besarnya anggaran tersebut untuk pembangunan WC dan tempat ibadah Mushola di gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lahat patut di Pertanyakan??
anggaran yang mencapai miliaran rupiah itu diduga banyak kejanggalan, besar dugaan terindikasi berarah Penyimpangan uang negara. meminta Aph memeriksa bagian Sekretariat DPRD dan Perlengkapan Serta Pengelolaan ke uangan DPRD untuk memastikan apakah ini sekadar salah administrasi atau ada indikasi korupsi, seperti belanja barang dan jasa, bangunan fiktif, atau mark-up.
Periksa dokumen, dan bukti fisik barang yang di belanja, aliran uang dalam belanja modal barang dan jasa dari Pagu anggaran yang anggarkan apakah benar-benar direalisasikan,” tegas Frengky.
Jum’at, 16 Oktober 2026″ Terpisah
terkait beberapa Pos anggaran belanja Sekretariat Dprd Lahat Tim mencoba mengklarifikasi sampai saat ini blm ditanggapi, diduga Oknum terkait kebal hukum.”bersambung.
Rincian Pagu anggaran belanja:
-Pengadaan sarana dan prasarana gedung kantor bangunan lainya Rp.6,012 miliar
-Penyediaan barang dan cetakan,pengadaan Rp780 juta
-Penyusunan laporan kinerja dprd Rp.11.575 miliar
-Pembahasan kerja sama daerah Rp.4,870
Tim: Media Group
Penulis : Fr














Komentar