Diduga Habis Anggaran Rp 6 Miliaran, KPK Didesak Periksa Sekwan dan Bagian Perlengkapan DPRD Lahat

Sabtu, 17 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journalnews.id
LAHAT – – Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia AWDI Lahat mendesak APH KPK,Kejati,Polda Sumsel dan Kejaksaan negeri Lahat segera Audit, periksa pengelolaan anggaran Sekretariat DPRD Kabupaten lahat Anggaran tahun 2025.

Desakan ini disampaikan lewat surat Laporan yang akan dilayangkan oleh Ketua DPC Awdi Lahat Frengky.as, pada Rabu (21/10/2026).

Ia, menyoroti beberapa anggaran, Pengadaan sarana dan prasarana gedung kantor bangunan lainnya APBD-P tahun 2025 senilai Rp.6,012 miliar. Berdasarkan informasi besarnya anggaran tersebut untuk pembangunan WC dan tempat ibadah Mushola di gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lahat patut di Pertanyakan??

anggaran yang mencapai miliaran rupiah itu diduga banyak kejanggalan, besar dugaan terindikasi berarah Penyimpangan uang negara. meminta Aph memeriksa bagian Sekretariat DPRD dan Perlengkapan Serta Pengelolaan ke uangan DPRD untuk memastikan apakah ini sekadar salah administrasi atau ada indikasi korupsi, seperti belanja barang dan jasa, bangunan fiktif, atau mark-up.

Periksa dokumen, dan bukti fisik barang yang di belanja, aliran uang dalam belanja modal barang dan jasa dari Pagu anggaran yang anggarkan apakah benar-benar direalisasikan,” tegas Frengky.

Jum’at, 16 Oktober 2026″ Terpisah
terkait beberapa Pos anggaran belanja Sekretariat Dprd Lahat Tim mencoba mengklarifikasi sampai saat ini blm ditanggapi, diduga Oknum terkait kebal hukum.”bersambung.

Rincian Pagu anggaran belanja:
-Pengadaan sarana dan prasarana gedung kantor bangunan lainya Rp.6,012 miliar

-Penyediaan barang dan cetakan,pengadaan Rp780 juta

-Penyusunan laporan kinerja dprd Rp.11.575 miliar

-Pembahasan kerja sama daerah Rp.4,870

Tim: Media Group

Penulis : Fr

Berita Terkait

Gawat APBD Perubahan Lahat Kandas, Bursah Zarnubi dikabarkan kabur terbang ke jakarta
Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:24

Diduga Habis Anggaran Rp 6 Miliaran, KPK Didesak Periksa Sekwan dan Bagian Perlengkapan DPRD Lahat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:00

Gawat APBD Perubahan Lahat Kandas, Bursah Zarnubi dikabarkan kabur terbang ke jakarta

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Berita Terbaru