Ragam

Dana 14 Miliar Digelontorkan Pemkab Cianjur

210
×

Dana 14 Miliar Digelontorkan Pemkab Cianjur

Sebarkan artikel ini

Journal News Cianjur – Komarudin, selaku Pejabat Pengelola Donasi Gempa Cianjur mengatakan pihaknya sudah menyiapkan Rp 14 miliar yang bersumber dari dana donasi untuk pembangunan huntara. (Hunian Sementara) bagi warga yang terdampak gempa Cianjur.

“Nilai Rp 14 miliar itu berdasarkan data rumah rusak berat di Cianjur yakni sebanyak 14 ribu rumah. Tapi itu yang disiapkan, nanti penyalurannya disesuaikan hasil pendataan, mana yang belum dapat bantuan huntara atau tenda keluarga,” ucapnya pada media. (03/01/23).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pemerintah Kabupaten Cianjur menggelontorkan dana sebesar Rp 14 miliar dari dana donasi untuk pembangunan hunian sementara (Huntara) penyintas gempa. Rencananya setiap keluarga akan mendapatkan Rp 1 juta untuk membangun tempat tinggal sementara, sebelum rumah mereka rampung diperbaiki.

Acep (58 tahun) warga Desa Bunisari Warungkondang Cianjur, senang hati menerima bantuan dari Pemda Cianjur. Saya tidak melihat besar kecilnya bantuan itu, yang terpenting bentuk kepedulian nyata dari pemerintah, itu saya syukuri bersama keluarga. Ungkapnya pada media (03/01/23).

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman menjelaskan, bantuan stimulan huntara tersebut diberikan untuk warga yang rumahnya rusak berat, sehingga terpaksa bertahan di pengungsian.

“Kita berikan bantuan berupa uang tunai untuk membangun Huntara, jadi mereka tidak lagi tinggal di tenda komunal (umum) tapi lebih privat di tenda keluarga,” ujar Bupati, Selasa (03/01/23).

Menurut Herman, bantuan yang diberikan senilai Rp1 juta per keluarga. Uang tersebut dinilai cukup untuk membangun hunian sementara dengan bambu sebagai penyangga dan tenda terpal sebagai dinding dan atapnya.

Sampai saat ini, pihak Pemkab Cianjur masih mendata pengungsi yang belum mendapatkan bantuan huntara dari relawan atau organisasi lainnya.

Herman menegaskan, yang diberi bantuan itu yang belum dapat huntara dari manapun, termasuk belum dapat tenda keluarga. Nanti yang mendata LO ( Liaison Officer/Naradamping ) dari setiap dinas yang ditugaskan di setiap desa, supaya byname by address guna tepat sasaran,” pungkas Bupati Cianjur.( Full )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *