Kesehatan

Cara Berbuka Puasa Yang Sehat

52
×

Cara Berbuka Puasa Yang Sehat

Sebarkan artikel ini

JOURNAL NEWS | Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, waktu berbuka merupakan momen puasa yang paling ditunggu. Namun,  banyak orang yang tidak mengetahui cara berbuka puasa yang benar.

Padahal, buka puasa yang sehat dan tepat dapat membantu memulihkan stamina dan mencegah gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kebiasaan berbuka puasa dari waktu ke waktu.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Cara berbuka puasa yang sehat

Makan di bulan puasa dibatasi hanya pada sore hari saja. Oleh karena itu, sebaiknya Anda  memilih makanan berbuka puasa yang sehat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda.

Agar puasa  lancar dan bermanfaat bagi kesehatan, berikut  tips berbuka puasa.

Segera Berbuka

Apabila telah tiba waktunya berbuka, orang yang berpuasa wajib segera berbuka. Nabi SAW bersabda: “Manusia selalu dalam kebaikan sampai terpaksa berbuka puasa.” (HR. Bukhari no. 1957 – Muslim no. 1098).

Setelah seharian  haus dan lapar,  tidak dapat ditunda untuk membatalkannya. Karena tubuh membutuhkan konsumsi untuk memulihkan tenaga dan melepas dahaga.

Minum air  yang cukup

Setiap hari, tubuh membutuhkan 2 liter air (8-10 gelas) agar berfungsi dengan baik dan tetap sehat. Kebutuhan ini tidak berubah meskipun Anda  berpuasa. Anda dapat memiliki buka puasa yang sehat jika Anda minum cukup air.

Salah satu tips berbuka puasa untuk memenuhi kebutuhan cairan adalah makan makanan yang kaya air seperti sup atau buah-buahan yang kaya  air (semangka, melon atau melon). Kebutuhan cairan ini harus dipenuhi secara rutin mulai dari buka puasa hingga sahur.

Jika Anda banyak bergerak atau banyak berkeringat, tingkatkan asupan air Anda jika perlu. Minum air mineral juga menjadi pilihan yang baik jika aktivitas Anda penuh dengan kerja keras.

 Jangan makan terlalu banyak

 Seringkali saat berbuka puasa, makanan yang berbeda dimakan langsung sebagai “balas dendam” pada waktu yang bersamaan. Padahal cara berbuka puasa yang benar adalah  tidak makan berlebihan.

Segera mengisi perut yang kosong dengan  banyak makanan dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan menyebabkan peningkatan gula darah dan tekanan darah. Dengan cara ini Anda dapat membagi waktu makan menjadi dua sesi.

Iftar yang sehat dapat disiapkan dengan istirahat sekitar 20 menit di antara dua waktu makan. Anda bisa mulai dengan hidangan pembuka seperti buah atau sup.

Setelah itu Anda bisa melakukan sholat maghrib sebelum  makan hidangan utama. Cara berbuka puasa yang tepat ini dapat memudahkan tubuh mencerna makanan.

Makan Takjil Sehat

Cara berbuka puasa yang benar juga berkaitan dengan menu takjil yang dipilih. Saat berpuasa, utamakan makanan yang tinggi air, rendah lemak, dan mengandung gula alami.

 Aneka takjil buka puasa yang sehat yaitu:

 Air, susu, jus buah atau smoothies tanpa tambahan gula.

 tanggal. Buah kering ini mengandung gula alami dan kaya serat serta mineral seperti potasium, tembaga, dan mangan.

 Buah adalah makanan buka puasa yang sehat karena mengandung air, gula alami, vitamin dan mineral.

 Jus buah atau smoothies tanpa tambahan gula.

 Kompot ubi jalar pisang  tanpa santan.

 Sup Sayuri juga dianggap sebagai makanan buka puasa yang sehat karena mengandung banyak cairan dan merupakan sumber energi dan banyak nutrisi penting.

 Makan nasi dengan tambahan gizi

Menurut petunjuk berbuka puasa, waktu berbuka puasa dapat dibagi menjadi beberapa periode. Setelah istirahat 20 menit dari menu appetizer, main course bisa disantap dengan menu yang lebih lengkap.

Buka puasa harus bisa memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh Anda. Pastikan makanan yang Anda konsumsi seimbang, termasuk makanan bertepung (termasuk biji-bijian utuh), buah-buahan dan sayuran, serta makanan kaya protein (daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan).

Contoh menu buka puasa yang sehat: Nasi bisa dimakan dengan lauk seperti ikan goreng, kacang goreng dan kacang panjang. Jangan lupa  makan buah juga.

 Anda juga dapat menambahkan produk susu ke dalam menu  buka puasa sehat Anda. Mengkonsumsi yoghurt atau minuman susu probiotik dapat bermanfaat dalam menjaga kesehatan pencernaan.

 Hindari makan makanan yang tidak sehat

Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari atau dimakan dalam jumlah kecil saat berbuka puasa, antara lain:

Gorengan makanan berlemak ,makanan kemasan dan kalengan, makanan tinggi gula dan garam tambahan.

Juga, hindari minuman dengan tambahan pemanis, minuman berkarbonasi dan jus kemasan, karena dapat menyebabkan sakit perut.

Jangan langsung berbaring setelah makan

Jika sudah kenyang, biasanya orang ingin berbaring. Hindari itu. Karena tidur tepat setelah makan dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan gangguan kesehatan lainnya.

 Berbaring setelah makan dapat menyebabkan asam lambung  naik dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Ini lebih mungkin terjadi jika Anda memiliki riwayat refluks asam  atau GERD.

Jika Anda mengikuti tips mengatasi puasa di atas, sebaiknya Anda juga melakukan olahraga ringan untuk membantu pencernaan dan menjaga kebugaran tubuh.

Anda bisa berjalan  setelah buka puasa. Menurut sebuah artikel ulasan yang diterbitkan dalam International Journal of Health Science and Research, doa memiliki banyak manfaat fisik dan fisiologis karena melibatkan semua otot  dan persendian tubuh dalam gerakannya.

Lebih baik  berjalan  ke masjid atau berjalan-jalan  di luar. Ini juga dapat membantu Anda membakar kalori dan menjaga berat badan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *