Pria Di Mande Tewas Seketika Setelah Melompat Dari Atas Tower

- Penulis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16777216

i

Oplus_16777216

 

Cianjur || Seorang pemuda nekad mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas tower setinggi kurang lebih 75 meter di Wilayah Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat, (18/7/25).

Diketahui jika pria yang memiliki gangguan mental merupakan warga Desa Kademangan, Kecamatan Mande.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kepala Unit Reskrim Polsek Mande, Iptu Helmi mengatakan bahwa korban sempat dibujuk oleh keluarganya agar dapat mengurungkan niatnya melompat dari tower tersebut.

” Kejadian awalnya saya mendapatkan laporan dari warga sekitar jam 13:40 ada wargadiduga seorang laki laki naik ke benteng lalu naik ke tower, saat ditanya oleh warga, mau apa ( naik ke atas tower) dia tidak menjawab.Lalu kita cari tahu siapa, kemudian ada keluarganya datang dan mencoba membujuk hingga keluarga nya itu naik ke ujung tower,” katanya.

Namun, sambungnya, setelah salah satu keluarganya hendak sampai pria yang memiliki gangguan mental tersebut malah melompat dan jatuh di pesawahan milik warga.

” Diperkirakan jatuhnya pukul 14 ( jam dua siang) dan naiknya dipekirakan jam 11:42,” sambungnya.

Iptu Helmi menyebutkan, jika kondisi pria tersebut meninggal dunia di tempat dengan anggota tubuh mengalami patah tulang dibagian kaki, tangan dan juga leher.

” Korban dievakuasi dari pesawahan dan di kini dibawa ke Rumah Sakit Daerah Kabupaten Cianjur,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Berita Terbaru