Journal news/Indramayu, -Peringatan Malam 1 Suro dan Tahun Baru Islam 2025 menjadi moment penting dan istimewah bagi kaum Muslim di seluruh dunia.
Seperti halnya yang dilaksanakan Yayasan Dampu Awang dalam rangka memperingati tradisi peringatan malam 1 suro, Pergantian tahun 1 muharraam 1447 Hijriyah tahun 2025. Dengan melaksanakan kegiatan rutin yakni menggelar Do’a bersama para majelis Dzikir Bahrul Hayat dan Mujahada jamaah Rotiban dari Jakarta, bertempat di Desa Sudimampir lor, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu (26/06/2025) kamis malam. Berlangsung penuh Khidmat.
Ketua Yayasan Istana Dampu Awang Abah Toha menyampaikan” Dalam rangka memperingati malam 1 Suro atau menyambut datangnya tahun baru islam 1447 Hijriyah, kami beserta jemaah secara bersama memanjatkan doa kepada Allah SWT. Agar dijauhkan dari segala bala dan marabahaya, serta dilimpahkan rezeki dan kesehatan,” Ungkap Kang Abah Toha Pangilan akrabnya
Lebih lanjut Abah Toha menyampaikan harapanya semoga Indonesia menjadi negara yang aman,tentrem,subur, makmur, dan lohjinawih.
“Akan tetapi kita sebagai Umat muslim rosullallah baginda syayidin muhammad SAW. Berupaya dan berusaha sekuat mungkin, karena tiada manusia yang kuat di dunia ini tanpa pertolongan dari Allah SWT.
“Ada pun pesanya beliau mencakup empat point, yakni qiyamudunya biarbaati asyaah, kalau mau subur lohjinawi, gemah ripah itu harus memenuhi empat syarat yang berkaitan dengan Qiwamudunya Biarbaati Asyaah.
Point pertama yakni, Bi ilmil Ulama, artinya Ilmunya para Ulama harus di Pakai, dan ke dua Bi ngaddil umaro, artinya Adil, menjadi seorang pemimpin bangsa ini harus bener-benar Adil.
Ke tiga bi sakhowatil aghniya, artinya orang yang diberikan kelebihan harta benda itu harus menjadi contoh orang Dermawan. Dengan Uqoroh Walmaskin, karena ayat tersebut diberikan sebuah Piala oleh Rosuullalah samapai dengan ke empat yakni Do’a ul Fuqoro tersebut Sangat mustajab.
Dari Do’a ul Fuqoro itu akan terucap sebuah rasa terimakasih dan panjang umur serta banyak rezeki dari seserang penerima rezeki, akan tetapi sebaliknya jika sudah disakiti sebaliknya Allah SWT. Akan murkah. Jelasnya Abah Toha
“Jadi pada malam 1 suro bertepatan tahun baru islam, 1 muharraam 1447 Hijriayah ini menurutnya malam yang penuh sakral.
” Alhamdulillah, pada kesempatan ini kita bisa bersilaturahmi denga para jamaah dari berbagai daerah, diantaranya dari banten, tanggerang, jakarta, kalimantan palangkaraya, wonosoboh, Cirebon dan Indramayu sekitarnya. Pungkas ketua Jemaah Bahrul Hayat Syeik Dampu Awang.
Di tempat yang sama Pimpinan Majelis Zdikir Surahyang dari Banten Abah Pulung menyampaikan” Cagar budaya syehk Dampu Awang yang berada di Indramayu ini sangat luar biasa, karena cerita Dampu Awang ini keterulangan dari Taruma Negara yang pada awalnya itu Akitirem di mana pada zaman kerajaan pada awalnya Akitirem, dan Sejarah paling banyak ini adanya di Indonesia.
“Fisi dan misinya Dampu Awang tidak lain adalah mensejahterakan bangsa dan negara Indonesia ini dengan peninggalan cagar budaya yang masih berdiri kokoh.
” Jadi maju dan tidaknya Dampu Awang tergantung pada pengurusnya karena, sejauh mana mereka mengolah kejiwaan atau kepribadiannya untuk bisa mengembalikan budaya berpikir Positif,” Pungkas Abah Pulung
Wadira
(Biro Cirebon)