DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Jemput-Serahkan Vina Korban’Pengantin Pesanan’ ke Keluarga

Senin, 16 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon menjemput dan menyerahkan korban praktik ‘pengantin pesanan’, Vina, ke keluarganya.

Penjemputan dilakukan setelah Vina menjalani proses pemulihan di Rumah Aman milik Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani mengatakan, penjemputan dan penyerahan Vina ke keluarganya dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026.

Menurut Indra Firriani, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan perlindungan terhadap korban serta memfasilitasi proses pemulihan setelah kejadian yang dialami.

“DPPKBP3A Kabupaten Cirebon menjemput Vina dari Rumah Aman milik DP3AKB Provinsi Jawa Barat untuk kemudian kami serahkan kembali kepada keluarganya,” kata Fitri–sapaan akrab Indra Fitriani, Senin (16/3/2026).

Sekadar diketahui, Vina lahir di Cirebon 26 tahun lalu. Ia merupakan anak keempat dari empat bersaudara. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuatnya terpengaruh tawaran agen pernikahan yang menjanjikan pernikahan secara syariat Islam di luar negeri.

Dalam prosesnya, Vina berangkat ke China untuk menikah. Namun, perjalanan tersebut berujung pada situasi yang membahayakan keselamatannya.

Sebelumnya, Vina tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 6 Maret 2026. Ia diantar oleh ayah mertuanya dari China.

Setelah tiba, Vina menunjukkan gejala kecemasan yang berulang, sehingga menjalani terapi pemulihan di Rumah Aman Provinsi Jawa Barat.

Setelah menjalani proses pemulihan, DPPKBP3A Kabupaten Cirebon menjemput Vina untuk dipulangkan dan diserahkan kepada keluarganya.

Fitri menegaskan, Pemkab Cirebon akan terus memberikan pendampingan kepada korban untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.

“Penjemputan ini kami lakukan untuk memastikan Vina dapat kembali ke keluarganya dengan aman serta mendapatkan dukungan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru