Berita

Perencanaan Pemberian MT Lokal, UPTD Puskesmas Kademangan Gelar Demonstrasi Memasak

110
×

Perencanaan Pemberian MT Lokal, UPTD Puskesmas Kademangan Gelar Demonstrasi Memasak

Sebarkan artikel ini

 

Cianjur || UPTD Puskesmas Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat melaksanakan kegiatan Demonstrasi memasak bersama para Kader Posyandu, Minggu, (1/6/25).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kegiatan yang bertujuan untuk pembekalan tim pelaksana pemberian Makanan Tambahan (MT) Lokal tersebut dilaksanakan di Aula Puskesmas dan dihadiri oleh pereakilan Kader dari masing masing desa di wilayah kesehatan PKM Kademangan.

Kepala UPTD Puskesmas Kademangan, E. Hanny Windialaras, mengatakan jika kegiatan tersebut melibatkan PT. Masagi Puncak Sadaya yang telah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.

” Iya, hari ini kita ada demo masak sebagai pembekalan untuk tim pelaksana nanti pemberian MT Lokal dan untuk tahun ini kita bekerjasama dengan PT Masagi,” katanya.

Hanny menambahkan jika untuk penerapannya sendiri dari hasil musyawarah dua desa sepakat untuk disediakan oleh PT. Masagi.

” Untuk penerapannya nanti sudah bertanya ke kader apakah mereka mau disediakan oleh PT. Masagi atau mau masak sendiri, ternyata dari ke lima desa itu tiga desa mau masak sendiri kemudian dua desa mau disediakan oleh PT. Masagi. Nanti yang masak ini, PT Masagi mempunyai kewajiban untuk memeriksa produksinya seperti apa karena kita harus menjamin kebersihan dan keamanan,” imbuhnya.

Untuk menunya sendiri, Hanny menuturkan bahwa pada MT Lokal tahun ini disediakan 14 menu.

” Ada 14 menu, 12 menu baru dan 2 masih menu lama,” tuturnya.

Hanny juga menerangkan jika di wilaya PKM Kademnagan terdapat 4 balita yang mengalami Stunting. Namun untuk sasaran pemberian MT Lokal ada sekitar 225 paket perharinya.

” Sasaran bukan hanya stunting tetapi bayi balita yang memounyai gangguan gizi kemudian yang BB nya kurang kemudian ada bayi balita yang tidak naik selama 3 bulan diberikan MT lokal kemudian ibu hamil yang kekuarangab energi kronis dan kegiatannya nanti direncanakan setelah Idul Adha,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *