Siap-siap Dishub Kabupaten Cianjur Akan Menata Ulang Sistem Transportasi Angkot dan PKL Yang Ada di Area Pasar Cipanas.

Selasa, 18 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cianjur,- https//journalnews.id
Dalam diskusi penting siang tadi di aula kantor Desa Cipanas, pada senin 17/02/2025, pagi sampai dengan selesai yang dihadiri oleh Kadis Perhubungan Kabupaten Cianjur, Satpol PP Cianjur, Camat Cipanas dan Camat Pacet, Kasi PP Cipanas, Kasi PP Pacet, beserta Koramil Cipanas, Kapolsek Cimacan, Kepala Desa Cipanas, Kepala Desa Sindanglaya serta perangkat Desa, dan lembaga sosial juga organisasi kemasyarakatan, PUPR Pacet, UPTD Pasar Cipanas, dan pengelola car free day juga kepala Istana Cipanas ikut serta hadir dalam diskusi penting tersebut.

Dalam upaya mengatasi kemacetan di depan area pasar Cipanas, Pemerintah Kabupaten Cianjur, akan membenahi problem masyarakat yang selama ini tidak beraturan, baik dari transportasi maupun membenahi para pedagang kaki lima yang ada di depan area pasar Cipanas, dan akan di kembalikan peraturan semula.

Adapun terminal yang ada, tidak berjalan sebagaimana mestinya, dan banyak dijadikan lahan bongkar muat. Adapun pertemuan tersebut untuk mencari solusi yang inovatif, untuk lebih kondusif dalam bertransportasi juga lebih baik lagi untuk pedagang kaki lima.

Maka dari itu pemerintah kabupaten Cianjur, dalam waktu dekat ini akan membenahi sistem transportasi umum maupun pedagang kaki lima, yang tentunya akan memberikan yang lebih baik lagi.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur Drs. Tedy Artiawan, M.Si., menyampaikan, “Dengan melalui forum lalu lintas dan komunikasi yang telah melibatkan 28 stakeholder, kita memastikan langkah-langkah tegas demi terciptanya ketertiban dan kenyamanan. Saat ini kami fokus terutama pada penataan PKL dan pengaturan jalur angkot yang ada di Cipanas,” ujarnya.

“Dan hasil peninjauan kami, akan merelokasi pedagang kaki lima, juga mencakup pengalihan jalur angkot, sehingga tidak lagi melintasi pasar langsung, melainkan melalui jalur alternatif di Desa Cipanas. Termasuk kawasan Pos 55 dan jalan menuju Brimob. Dan sebagai pusat relokasi PKL, Area yang akan ditentukan juga diharapkan tidak hanya akan menampung pedagang, tetapi juga menyediakan fasilitas parkir yang memadai, mendukung kebutuhan penduduk sekitar.

Diwaktu yang sama, menurut Irfan, Plt Kasad PP dan Damkar Kabupaten Cianjur menekankan, “Ini bukan hanya tentang penertiban, melainkan bagaimana kita bisa menawarkan arelokasi dengan pendekatan rekreatif. Seperti di Pos 55 misalnya, kami rancang sebagai pusat kuliner yang tidak hanya mengakomodasi pedagang, tapi juga meningkatkan daya tarik konsumen, karena Cipanas adalah gerbang utama dari utara, untuk memasuki Kabupaten Cianjur,” paparnya.

Kepala Desa Cipanas, H. M. Agus Sahputra, S.Sy., menambahkan “Untuk melihat perubahan ini, sebagai langkah penting menuju revitalisasi ekonomi dan estetika di lingkungan cipanas, Kehadiran titik-titik arelokasi harus memberikan kesempatan kepada pedagang untuk bertransaksi secara aman dan nyaman, pembeli pun harus merasa terlindungi ketika berkunjung, Misalnya, terminal desa dapat menjadi pusat ekonomi jika dikelola dengan kerjasama yang baik, baik dengan pihak eksternal, maupun pihak lain,” ujarnya.

Masih kata Agus, Ia menegaskan bahwa hubungan kerjasama dengan pihak vendor bisa menjadi pendorong utama dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Dan melalui upaya kolektif ini, Kabupaten Cianjur yakin mampu bisa mengurangi kemacetan di Cipanas, dengan tertibnya transportasi juga tertatahnya pedagang kaki lima yang ada di lingkungan cipanas nanti, maka Cipanas akan mempersembahkan sebuah lanskap baru yang ramah dan tertib, untuk didiami dan dikunjungi. Transformasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan warga, namun juga mengoptimalkan potensi ekonomi lokal demi kemakmuran bersama,” pungkas dia. *((Muklis M.

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:39

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Berita Terbaru

Daerah

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:31