Melambungnya Harga Cabe, Tidak Berpengaruh Pada Harga Sayur dan Komoditi Lainnya di Pasar Cipanas Cianjur.

Sabtu, 18 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cianjur,- https//journalnews.id
Awal tahun 2025, harga cabe makin melejit dari harga sayuran lainnya. Dan ini biasanya berdampak pada harga sembako lainnya juga ikut naik, tapi hal ini tidak berpengaruh terhadap harga-harga kebutuhan pokok yang ada di pasar Cipanas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Adapun banyak petani dan pedagang sayuran di pasar Cipanas, merasa mengeluh akibat sebagian sayuran tidak cepat terjual, atau kurangnya daya beli dari pengunjung pasar.

Atau viral nya petani sayuran yang merasa hasil taninya tidak laku terjual, di medsos memperlihatkan sebagian petani yang sengaja menyabit-nyabit sebagian sayurannya, karena tidak ada tengkulak sayur yang mau membeli.

Hal ini menurut keterangan dari kepala UPTD Pasar Cipanas, “Untuk harga sayuran semuanya masih kondusif, hanya harga cabe rawit merah yang sekarang sudah mencapai harga 120,000 perkilonya,” ucap R. Soni Nurmawan, SE., pada media siang tadi, Jum’at (17/01.

Lanjut Soni, “Kalo untuk harga cabe rawit memang betul, itu dikarenakan sekarang ini kan, sedang cuaca ekstrim, jadi para petani cabe banyak yang gagal panen, dan berkurangnya stok cabe rawit di pasaran, itu sudah menjadi hal yang biasa.

“Dan untuk harga lainnya masih dalam keadaan kondusif seperti biasa, juga tidak berdampak pada harga bahan pokok lainnya, baik harga sayuran, telur dan daging juga harga sembako,” ujarnya.

“Untuk tidak terjual nya sebagian pedagang ataupun petani sayuran, itu memang dirasakan saat ini, mungkin hanya daya beli yang semakin berkurang. Yang biasanya konsumen membeli satu kilo sayuran, sekarang hanya setengah kilo atau seperempatnya saja, nah itulah mungkin yang dirasakan pedagang saat ini, pungkas R Soni. *(Muklis M.

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:39

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Berita Terbaru

Daerah

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:31