FGD Optimalisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Keerom

Rabu, 31 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id //Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut, MUP diwakili Plh. Sekda Keerom, Stenly Moningka membuka secara resmi kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka Optimalisasi Pencegahan dan Pelayanan Rehabilitasi Sosial Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pembentukan Kampung Siaga Narkoba, Selasa (30/7/24) di Hotel Arso Grande, Arso II.

Kegiatan dihadiri oleh Kabid Badan Narkoba Nasional Propinsi (BNNP) Papua, Kombes Pol. Edi Mul Supriyanto, SE, MAP, Pimpinan OPD dan Kepala Distrik, DPD Granat Keerom, TNI/Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan dan lainnya.

Dalam arahanny Bupati Keerom melalui Plh Sekda Stenly Moningka masalah Napza sudah menjadi masalah didunia termasuk di Indonesia

“Mata rantai penyalahgunaan narkoba/napza sangat berpengaruh pada harmonisasi dalam lingkungan sekitar. Tanpa kita sadari Keerom merupakan pintu masuk peredaran daun ganja melalui daerah-daerah perbatan antar negara,” sebutnya.

Untuk itu kegiatan FGD yang melibatkan pihak terkait ini sangat diperlukan dalam rangka optimalisasi pencegahan penyalahgunaan Narkoba bagi masyarakat.

Bupati juga berharap kegiatan FGD bisa menemukan strategi dalam penanganan penyalahgunaan Narkoba dan menekan penyebarannya di Kabupaten Keerom.

Sementara itu Edi Mul Supriyanto, dari BNNP Papua pada media mengemukakan bahwa kegiatan dilaksanakanb ini dalam rangka untuk meningkatkan upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Keerom.

“Karena kita ketahui bahwa Kabupaten Keerom terdapat banyak pintu masuk peredaran ganja dari wilayah negara tetangga yaitu di Waris dan sekitarnya,” jelasnya.

Dirinya pun menjelaskan bahwa BNN dalam upaya penindakan dan pemberantasan lebih fokus kepada untuk membongkar jaringan Narkoba,” tutupnya. (@mr)

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru