Dibekali Pengetahuan dan Keterampilan ABH Antusias Ikuti Kegiatan Hari Ketiga Pesantren Kilat Polresta Cirebon

- Penulis

Kamis, 21 Maret 2024 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.Puluhan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) antusias mengikuti hari ketiga Pesantren Kilat Polresta Cirebon di Masjid Syarif Hidayatullah Asrama Polisi Polresta Cirebon Kelurahan Kaliwadas Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, Rabu (20/3/2024).

Kegiatan pada hari ketiga diisi tausiyah Ustad Abdullah dari Kemenag Kab Cirebon menyampaikan pasal dalam hukum seperti Pasal 351 dan Pasal 170 KUHP, di mata agama juga dilarang menyakiti diri sendiri apalagi orang lain karena dosa besar. Selain itu, ia mengajak untuk tidak memiliki sifat pendendam yang merupakan sifat iblis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika kita memiliki sifat yang pendendam berarti kita meniru iblis. Sehingga kita harus mengekang hawa nafsu terutama di bulan Ramadan ini, dan dalam bergaul juga kita harus memerhatikan pergaulan yang diridhai oleh Allah Swt,” kata Ustad Abdullah.

Selain itu, Kasat Intelkam Polresta Cirebon, Kompol Joni Surya Nugraha, S.I.P, M.H, mengatakan, anak-anak Jangan sampai melakukan perbuatan yang dilarang dalam Pasal 351 tentang Penganiayaan, Pasal 170 tentang Pengeroyokan dan UU Darurat karena membawa senjata tajam.

“Kalian yang berada disini jangan sampai mengulangi lagi perbuatan yang telah dilakukan, ingat sama Allah dan Orang tua kita. Masa depan kalian masih panjang semoga kalian semua bisa menjadi orang sukses. Ikuti kegiatan ini dengan baik jangan ada yang pergi tanpa alasan terimakasih sudah datang kesini laksanakan dengan riang dan gembira,” ujar Kompol Joni Surya Nugraha, S.I.P, M.H.

Kanit PPA Sat Reskrim Polresta Cirebon, AKP Sujiani Dwi Hartati, S.H, menyampaikan, adanya pesantren kilat ini jangan terulang lagi yang dilakukan para peserta dari mulai kekerasan fisik, membawa sajam, tawuran, penganiayaan, dan lainnya.

“Kami mengingatkan agar para peserta Pesantren Kilat Polresta Cirebon tidak merenspon tantangan di media sosial, dan berpesan agar membahagiakan ibunya masing-masing, karena seorang anak berdosa besar apabila membuat ibunya menangis,” kata AKP Sujiani Dwi Hartati, S.H.

Usai menyimak tausyiah dan materi dari para narasumber, sebanyak 60 ABH yang mengikuti Pesantren Kilat Polresta Cirebon melanjutkan kegiatan dengan materi ekonomi kreatif pembuatan penyajian kopi dan telur asin, kemudian kegiatan pun dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, Pesantren Kilat ABH Polresta Cirebon tersebut menyikapi terjadinya beberapa kasus yang terjadi, sejak awal Ramadhan menggelar kegiatan KRYD dan Patroli Sahur selalu didapatkan anak melakukan kegiatan negatif yang seharusnya tidak boleh terjadi seperti perang sarung, bawa sajam, tawuran, mabuk-mabukan dan lainnya.

“Sebagai generasi muda penerus bangsa yang menggantikan kami semua, sebagai pemimpin tentu harus mempersiapkan diri dari sekarang karena tantangan hidup kedepan akan semakin sulit, kemana arah kemajuan bangsa ini akan dibawa. Sehingga sekarang saatnya berubah hijrah jangan lagi ikut-ikutan kegiatan yang tidak ada gunanya,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Pihaknya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakanya Pesantren Kilat ABH Polresta Cirebon tersebut untuk memberikan pembinaan, bimbingan, perbaikan mental dan perilaku, pelatihan praktis ekonomi kreatif dan arahan terhadap anak yang selama ini terlibat kasus pelanggaran hukum atau Anak Berhadapan dengan Hukum agar lebih baik lagi.

“Setiap jam 15.00 WIB sampai dengan tanggal 22 Maret 2024, anak-anak sudah hadir di Masjid Syarif Hidayatullah Aspol Kaliwadas, dan harap diikuti dengan serius. Agar anak-anak bisa memyerap arahan arahan dan tausiyah dari Para Ulama untuk bisa menjadi generasi muda yang lebih baik,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Sana

Berita Terkait

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berawal dari Kecurigaan di Polsek Wiradesa, Dua Pengedar Sabu dan Alprazolam Ditangkap
SPPG Bobojong 02 Gas Optimasi IPAL, Pastikan Air Diolah Dengan Baik
Sekda Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Voli Kabupaten Cirebon
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:11 WIB

Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:42 WIB

Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:51 WIB

SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan

Berita Terbaru