Juru Kuncen Makam Kramat Syekh MAGELUNG Sakti Desa Karang kendal butuh perhatian serius Pemerintah

- Penulis

Senin, 16 Oktober 2023 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journalnews. Id. Cirebon, – Rutin setiap tahun ribuan masyarakat dari cirebon maupun luar daerah menghadiri acara puncak Ngunjung syehk magelung sakti di desa karang kendal, Kecamatan kapetakan, kabupaten cirebon, senin (16/10/2023)

Acara yang dihadiri unsur Forkopimda setempat berlangsung sukses dan kondusif, sejak minggu (9/10/) malam puncak acara hingga pagi hari ini .

Menurut Juru Kunecen Tabiin, ” Cirebon banyak menyimpan nilai Sejarah dan budaya, salah satunya adalah situs Makam Karamat Syekh Magelung Sakti yang menjadi salah satu daya tarik di Cirebon dan banyak dikunjungi wisatawan.
Situs bersejarah yang dikenal Makam Syekh magelung sakti ini masih bisa kita lihat langsung nyata. Sebuah bangunan dengan adat memayu dan pondasi tempo dulu masih utuh tersusun rapih yang terbuat bahan dari daun dan batu bata terdulu masih nampak jelas yang dikelilingi pagar dan Makam atau Kuburan warga sekitarnya, ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ustadz Tabiin selaku Juru kuncen Situs Syekh Magelung Sakti memohon terhadap pemerintah daerah dinas terkait agar perduli dalam pembangunan situs, terutamanya perawatan dan renovasi yang harus di lakukan sebagai aset cagar budaya di Cirebon Jawa Barat,” Ujar Tabiin kepada Journal News.id. usai acara puncak ngunjung Syekh Magelung Sakti.

“Kami berharap ada bantuan untuk destinasi wisata religi ini bisa direalisasikan untuk perawatan, pembangunan dan renovasi agar peninggalan sejarah juga budaya kita ini tidak punah ditelan Zaman.

Semua peninggalan sejarah juga budaya yang berada di desa karang kendal dan khususnya di wilayah kecamatan kapetakan ini jangan sampai punah di telan zaman era digitalisasi, tegasnya

Lanjutnya Juru Kuncen menjelaskan” Di situs Makam Kramat Syekh Magelung Sakti ini didapati peninggalan beliau terdulu dan masih kita rawat dengan baik yakni Sumur Puser Bumi yang konon airnya Rasa Asin hingga sekarang ini, Pendopo, padeleman yang berisi pasekan, paseban dan payung kramat milik Syekh Magelung Sakti juga masih utuh tersimpan dengan baik”, pungkasnya

Tabiin menambahkan, situs makam keramat ini selain bersejarah juga mengingatkan kita supaya lebih dekat lagi kepada Allah SWT. Dan Para pendahulu kita supaya sejarah dan budaya kita tidak hilang di jaman modern dan era digitalisasi saat ini, imbuhnya

Laporan: Wadira

Berita Terkait

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.
DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Pakar Sebut Barang–barang Pemberian China Dibuang Pejabar AS demi “Security System”
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:37 WIB

Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:13 WIB

DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Kamis, 11 Jun 2026 - 08:04 WIB