Terobosan Baru Lapas Indramayu, Olah Sampah dengan Teknik Ecobrick

- Penulis

Senin, 18 September 2023 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Untuk mengurangi jumlah sampah terbuang, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melakukan terobosan dalam pengolahan sampah dengan menggunakan teknik ecobrick.

Lapas Indramayu telah menjalankan pengolahan sampah dengan metode ini selama 2 minggu terakhir dalam upaya mendukung pengurangan pencemaran akibat sampah plastik dan langkah pelestarian lingkungan.

“Kita berkomitmen mendukung pelestarian lingkungan. Kita lakukan penyortiran sampah-sampah sebelum dibuang. Dengan begitu jumlah sampah buang menjadi minim. Kita pisahkan mana yang dapat kita kelola agar lebih memiliki manfaat dengan metode ecobrick ini,” kata Kepala Lapas Indramayu, Beni Hidayat, Senin (18/09/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih dikatakan Beni, teknik pengolahan sampah ecobrick ini dapat mengurangi jumlah sampah plastik terbuang hingga 6 kg, dalam 1 hari.

Teknik ecobrick sendiri dilakukan dengan cara mencacah sampah plastik menjadi kecil kemudian dimasukkan pada media botol plastik hingga botol tersebut menjadi keras dan padat.

Hasil dari pengolahan sampah dengan metode ecobrick ini akan dimaksimalkan untuk membuat berbagai kerajinan seperti tempat duduk, meja, pot bunga, dan lain-lain, yang akan digunakan di Lapas Indramayu.

Berita Terkait

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.
DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Pakar Sebut Barang–barang Pemberian China Dibuang Pejabar AS demi “Security System”
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:37 WIB

Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:13 WIB

DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan

Berita Terbaru

Berita

NGURI-NGURI BUDAYA, JERUKLEGI KULON NGGELAR WAYANG KULIT

Selasa, 16 Jun 2026 - 09:29 WIB