Jerry Massie; Deklarasi Capres Libatkan Anak Di Bawah Umur, Bawaslu Tak Bertaji

Rabu, 7 Juni 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS // Direktur P3S, Jerry Massie mempertanyakan fungsi Bawaslu terkait tindakan salah satu Bacapres yang diduga melakukan pelanggaran atas UU Pemilu.

“Ganjar diduga melakukan kampanye di sebuah masjid tapi Bawaslu tak menindaknya. Saya kira DPR Komisi II harus hearing dengan pimpinan Bawaslu periode kali ini. Bawaslu seakan tak bertaji. Harusnya tegas menganulir capres yang melanggar UU,” kata Jerry, Rabu (7/6/2023).

Ia menyampaikan bahwa jelas dalam UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan pasal 16 dan pasal 280 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, secara tegas melarang melibatkan anak-anak dan melibatkan orang yang tidak memiliki hak pilih.

“Jadi Bawaslu jangan memihak pada salah satu paslon. Kalau ada unsur keberpihakan pertanyaan saya kenapa harus ada Bawaslu. Kalau hanya bisa membiarkan tanpa ada tindakan, saya kira ini kesalahan fatal,” ucapnya.

Jerry juga menyebutkan jika tak ada tindakan yang dilakukan oleh Bawaslu, maka yang akan terjadi, ada indikasi bahwa Bawaslu menjadi lembaga tak kredibel dan independen.

“Bagaimana nanti mereka mengurus pelanggaran-pelanggaran kampanye sampai pemasangan APK. Saya kira pimpinan di periode lalu masih lebih tegas dan kredibel ketimbang saat ini,” ucapnya lagi.

Ia mengakui dalam persepsi Bawaslu safari politik ke Masjid tak melanggar.

“Tapi harus diselidiki dong apa latar belakang Ganjar ke masjid? Apakah ada unsur politik dan kampanye atau tidak? Sebelum ada penyelidikan maka sulit berkomentar,” kata Jerry lebih lanjut.

Jerry menyatakan kegiatan berkampanye di Masjid itu merupakan bagian dari politik identitas.

“Saya rasa heran ada kelompok yang menyerang paslon lain dengan politik identitas tapi bacapresnya bermain politik identitas. Saya katakan ini manusia munafik,” pungkasnya.

Berita Terkait

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Putra Daerah Siap untuk Masa Depan Perubahan Kabupaten Cianjur, Usung Tagline “ADA KOPI ADA SOLUSI”
Mantan Bupati Cianjur Muncul di Video Gorol, Warganet Ramai Pertanyakan Peran Bupati Saat Ini
Anak Desa Siap Maju 2029, Bawa Semangat “Ada Kopi Ada Solusi” untuk Cianjur Lebih Baik
Diduga Ada Penumpang Gelap di Balik Kebijakan Bupati Cianjur, Pengamat Kusnandar Ali Angkat Bicara
Bea dan Cukai Madura di Duga Melakukan Pembiaran,Beredar Bebas Rokok Merek Rokok Avatar ” MASTERCLASS”Tanpa  Pita Cukai
Reses Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai Nasdem di Desa Cirumput Kecamatan Cugenang, Bersama Kelompok Tani Hutan.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:45

Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:05

Putra Daerah Siap untuk Masa Depan Perubahan Kabupaten Cianjur, Usung Tagline “ADA KOPI ADA SOLUSI”

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:52

Mantan Bupati Cianjur Muncul di Video Gorol, Warganet Ramai Pertanyakan Peran Bupati Saat Ini

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:11

Anak Desa Siap Maju 2029, Bawa Semangat “Ada Kopi Ada Solusi” untuk Cianjur Lebih Baik

Berita Terbaru