IPB University: Masyarakat wajib tahu apa itu Kayu Gamal dan Kaliandra untuk energi

- Penulis

Selasa, 10 Januari 2023 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News // Cilacap, IPB University (Institut Pertanian Bogor) mengadakan pelatihan “Program Energi Biomassa” pada hari Senin 09/01/2023 di pendopo Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Turut hadir dalam acara tersebut.

  • Kelompok Tani
  • BUMDES
  • Perangkat Desa

Nara sumber:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Dari IPB Prof. Dr. Dede Hermawan, Dr. Irdika Mansur, Ir. Andi Sukendro M.Si, Dr. Soni Trison, dan Dr. Meika Syahbana Rusli.
  • Dari PLN Indonesia Power : Makhfud (Asisten Manager Inventory Energi Primer, PLN Indonesia Power, PLTU Adipala).
  • Dari PT. Artha Daya Coalindo (ADC) : Muammar Haris (Port Manager ADC Adipala).
  • Sekretaris Camat Jeruklegi : Drs. Dasro.
    Total peserta dan tamu undangan yang hadir 36 orang.

Drs. Dasro dalam sambutan Tuan rumah menyambut baik atas pemanfaatan inovasi IPB dan kegiatan pelatihan semacam ini ucapnya.
Sambung Dastro berharap usai pertemuan ini Para Petani yang mengikuti pelatihan ini bisa menerapkan ilmunya dan mengembangkannya ke petani lainnya, pungkas Sekcam Jeruklegi.

Prof. Dr. Dede Hermawan Guru Besar IPB dalam pembukaan pelatihan mengupas manfaat Kayu Energi Gamal dan Kaliandra.
Kayu tersebut dapat ditanam dengan mudah.
Kayu Gamal dan Kaliandra merupakan kayu bakar Biomassa untuk pengganti bahan bakar Batu bara.
Batu bara akan habis dan mengandung unsur yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Kebijakan untuk mengurangi jumlah batu bara telah menjadi kebijakan nasional dan global. Pengurangan penggunaan batu bara dapat dilakukan dengan budidaya gamal dan kaliandra, ucap Dede.
Selain itu, kata Dede kita sebagai Petani sudah sewajarnya berkontribusi kepada Program Pemerintah terutama perihal energi yang bersih ungkap Guru Besar IPB tersebut.

Usai sambutan – sambutan dari Nara Sumber, Acara dilanjutkan dengan pemaparan Materi dari para Nara Sumber.
Makhfud mewakili PLN Indonesia Power memaparkan materi tentang Pengenalan program co-firing biomassa. PLN Indonesia Power PLTU Adipala telah mengembangkan Proses dan Roadmap co-firing biomassa.
Dr. Irdika Mansur dan Ir. Andi Sukendro M.Si dari Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB membawakan materi “Pengenalan, Manfaat dan Teknik Budidaya Gamal dan Kaliandra di lahan Masyarakat”
Dr. Irdika Mansur menyampaikan teori pelatihan antara lain :

  • Pengolahan lahan
  • Pembibitan
  • Penanaman
  • Pemeliharaan
  • Panen dan Pengangkutan

Dalam sesi tanya jawab, ada dua penanya dari kelompok Tani.
Karsidi dari Desa Keleng Kesugihan menanyakan beberapa poin perihal profesi petani yang tidak lagi dilirik anak muda dan sarana prasarana akses petani seperti JUT (Jalan Usaha Tani) yang perlu diperhatikan.
Sujarwo dari Petani Desa Jambusari dalam usulnya mengingatkan Program ini jangan sampai terulang lagi seperti Program – progam sebelumnya seperti penanaman Kakao (Coklat) dan Jabon yang sebelumnya ada gambaran – gambaran menguntungkan petani, namun pada saatnya harapan itu tidak terwujud.
Baik Karsidi dan Sujarwo berharap Petani tidak mendapatkan isapan jempol saja tegasnya.

Agenda Pelatihan Program Energi Biomassa ini disponsori oleh PT. PLN (Persero), Divisi Energi Baru Terbarukan (EBT). Kegiatan ini diikuti 36 peserta berbagai unsur masyarakat dan ditutup dengan praktek lapangan yang diselenggarakan di lapangan Desa Jeruklegi wetan yang dibawakan oleh Ir. Andi Sukendro M.Si dari IPB.
Ilmu – ilmu budidaya tanaman energi gamal dan kaliandra yang didapat dari Teori yang sudah disampaikan oleh Nara Sumber langsung dipraktekkan di lapangan.
Salah satu Petani usai mengikuti pelatihan baik Teori dan Praktek merasa puas dan mengucapkan terima kasih kepada pelaksana pelatihan, yaitu SBRC IPB University dan tutor – tutor yang sudah memberikan ilmunya. (SW)

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.
DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Pakar Sebut Barang–barang Pemberian China Dibuang Pejabar AS demi “Security System”
Mantan Bupati Cianjur Muncul di Video Gorol, Warganet Ramai Pertanyakan Peran Bupati Saat Ini
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:37 WIB

Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:13 WIB

DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WIB

Berita Terbaru