Tumpukan Sampah Organik di Sungai Cibalagung, Warga Sempat Menduga Limbah Dapur MBG Terdekat, Kepala SPPG Angkat Bicara

Selasa, 13 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur – Warga Kampung Lolongokan, Desa Mulyasari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dibuat geram. Di tengah musim kemarau saat air sungai sangat dibutuhkan, aliran Sungai Cibalagung justru disulap menjadi tempat pembuangan sampah, oleh oknum tidak bertanggungjawab, Selasa (13/10/2026).

Karung-karung berisi limbah organik menumpuk di aliran air dan tepi sungai. Isinya berupa kulit buah naga, kulit alpukat, potongan jeruk lemon, bekas es buah, hingga sayuran pakcoy, kol, dan jagung muda yang membusuk dan menimbulkan bau tak sedap.

Karena lokasinya tidak jauh dari bangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), warga pun sempat menduga limbah itu berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mulyasari yang merupakan dapur terdekat dengan sungai tersebut.

Namun, pihak SPPG Mulyasari tidak tinggal diam. Kepala SPPG Mulyasari, Memoris, langsung melakukan pengecekan dan memberikan klarifikasi.

“Selaku Kepala SPPG Mulyasari mau mengklarifikasi bahwasannya sampah-sampah yang berada di area kali, bahwasannya itu bukan dari sisa-sisa limbah dari SPPG Mulyasari, ” tegasnya kepada awak media.

Ia memastikan pengelolaan limbah di dapur MBG miliknya sudah sesuai prosedur.

“Kepada warga saya mau menyampaikan sisa-sisa limbah dari SPPG Mulyasari itu tidak pernah dibuang di area kali tersebut,” kata Memoris.

Menurutnya, semua sisa limbah SPPG Mulyasari dikelola oleh warga yang ditunjuk dan langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikalongkulon.

Setelah dicek bersama, fakta lain terungkap. Jenis sampah yang menumpuk di sungai tidak sesuai dengan bahan baku di dapur SPPG.

” Tadi juga pihak kami sudah melakukan pengecekan ke area kali bahwa sisa-sisa limbah atau sisa-sisa sayuran bukan dari sisa limbah dari SPPG Mulyasari, diduga dari oknum pedagang atau limbah pasar,” jelasnya.

Berita Terkait

Meningkatkan Karakter Siswa Didik, Disdikpora Kabupaten Cianjur Adakan Pendidikan Karakter Lewat Literasi dan Digitalisasi.
Kembali Hadir di Desa Pamoroh dan Desa Plakpak, Bukti Nyata Madas Sedarah Salurkan Gelombang Kedua Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan
Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Rakornas Kemendagri Dorong Kebijakan Daerah Berbasis Data
Perkuat Ekonomi Lokal, Bupati Imron Dukung Jambore MACI di Kabupaten Cirebon
Lindungi Anak Dari Resiko Digital, Meutya Hafid Ajak Keluarga Bangun Kebiasaan di Luar Layar
Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional Minta Kapolri Perintahkan kapolda Riau Sidik Kasus Penyekapan Advokat Wanita Di Kota Pekanbaru “Tangkap Pelaku Agar Efek Jera!!”
‎Pastikan Bantuan Tepat Sasaran — Kecamatan Puger Luncurkan Verifikasi Data Warga Kurang Mampu Berbasis IKD Melalui Agen Perlinsos
Polres Cirebon Kota Berikan Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:27

Meningkatkan Karakter Siswa Didik, Disdikpora Kabupaten Cianjur Adakan Pendidikan Karakter Lewat Literasi dan Digitalisasi.

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:14

Tumpukan Sampah Organik di Sungai Cibalagung, Warga Sempat Menduga Limbah Dapur MBG Terdekat, Kepala SPPG Angkat Bicara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:16

Kembali Hadir di Desa Pamoroh dan Desa Plakpak, Bukti Nyata Madas Sedarah Salurkan Gelombang Kedua Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:07

Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Rakornas Kemendagri Dorong Kebijakan Daerah Berbasis Data

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:05

Perkuat Ekonomi Lokal, Bupati Imron Dukung Jambore MACI di Kabupaten Cirebon

Berita Terbaru