Bandung .Kegiatan pasar Minggu pagi dan car pree Day( CFD) dijalan lama Kiara Desa Mandalawangi kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung barat.kini terancam berhenti.hal ini menyusul sikap kepala desa Mandalawangi yang menolak tandatangan izin operasional kegiatan Car Free Day pasar Minggu pagi.
serta menipulasi data terkait jumlah pedagang dan pendapatan uang palkir oleh pihak pemerintahan desa. Pihak panitia menyayangkan sikap sepihak kepala desa mengklaim jumlah pedagang mencapai 500 orang dengan tarif pungutan sebesar Rp.50 000.
perpedagang paktanya kondisi dilapangan sangat jauh berbeda selisihnya dari tuduhan tersebut.panitia justru menerapkan subsidi silang dan strategis promosi untuk meramaikan pasar Minggu pagi.
salah satunya dengan nenggeratiska biaya lapak bagi para pedagang awal dari Haur wangi demi memancing kedatangan pedagang pedagang lainnya.selain masalah tidak mau soal tandatangan dan klaim jumlah pedagang membengkak ketidakjelasan mengenai pelaporan pendapatan palkir dari pihak desa juga menjadi sorotan.
warga.tindakan penghambatan ini dinilai merugikan ratusan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah( UMKM) lokal yang menggantungkan mata pencaharian nya pada kegiatan mingguan tersebut.warga kini mendesak adanya transparansi dan ruang dialog terbuka bersama kepala desa untuk meluruskan persoalan.
Ketua porum RW.desa Mandalawangi sangat menyayangkan dengan sikap kepala desa yang kini menjadi sorotan berbagai pihak.serta menjelaskan bikin stetmen jika kegiatan Car pree Day ( CFD) pasar Minggu ini dipandang bermanfaat bagi masyarakat desa Mandalawangi dan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah( UMKM) akan saya pertahankan apapun resikonya.jelasnya. (Asp)












Komentar