Penertiban Lahan Dilakukan, Pemprov Jabar Siapkan Perluasan Kolam Labuh Pelabuhan Jayanti

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Cilauteureun mulai menertibkan bangunan di lahan milik Pemprov Jabar. Penertiban dilakukan sebagai tahap awal pembangunan perluasan kolam labuh di Pelabuhan Jayanti, Cidaun, Kabupaten Cianjur. Pada Rabu – Kamis, 10 -11 Juni 2026.

Langkah ini diambil karena daya tampung kolam saat ini tidak sebanding dengan jumlah kapal nelayan. Data menunjukkan 1.250 unit perahu beroperasi di Pelabuhan Jayanti dengan 3.150 nelayan. Sementara kolam labuh yang ada hanya mampu menampung 250 unit perahu.

Camat Cidaun Gagan Rusganda menyebut, setelah perluasan selesai, kolam labuh diproyeksikan bisa menampung hingga 1.500 perahu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kolam labuh sudah lama ditunggu nelayan dan kini mulai direalisasikan. Selain menambah daya tampung, saat cuaca ekstrem perahu akan lebih aman karena berada di kolam, tidak seperti sekarang yang lego jangkar di laut lepas dan rawan karam,” kata Gagan, kepada wartawan, Minggu, (14/6/26).

Penertiban dilakukan bersama UPTD Cilauteureun, Forkopincam Cidaun, Satpol PP Jabar, Satpolairud, Babinpolmar, dan Pemerintah Desa Cidamar. Sejumlah rumah warga terdampak dan harus dibongkar. Namun Gagan menegaskan proses itu sudah melalui tahapan dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami berharap masyarakat mendukung dan memahami bahwa pembangunan ini untuk kepentingan bersama. Manfaatnya bukan hanya untuk nelayan, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan pembangunan berjalan lancar sesuai rencana. Kehadiran kolam labuh diyakini jadi penggerak ekonomi baru di pesisir selatan Kabupaten Cianjur.

Penulis : Andri.S

Editor : SLS

Berita Terkait

“LSM Gerhana Indonesia Siap Bawa Bukti Dugaan Mark-Up Dana BOS Miliaran Rupiah ke Aparat Hukum”
Komunitas Sosial Bagong Mogok Gelar Khitanan Masal Gratis di Cikalongkulon Cianjur Sambut 1 Muharram 1448 H
Kasus Perusakan Pos Parkir Pasar Induk Cianjur Masih Misterius, Dugaan Perebutan Lahan Parkir Menguat
Solusi Sibuk Kerja: ATR/BPN Cilacap Buka Layanan Pertanahan Akhir Pekan “PELATARAN”
NGURI-NGURI BUDAYA, JERUKLEGI KULON NGGELAR WAYANG KULIT
Pasca Dilantik Pj Kuwu Desa Kertasura Rangkul Semua Elemen Masyarakat
Praktik Solar Subsidi Ilegal Diduga Berlangsung Lama di Indramayu, APH Didesak Bertindak
Ribuan Warga Cianjur Gelar Pawai Obor Dalam Peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:12 WIB

“LSM Gerhana Indonesia Siap Bawa Bukti Dugaan Mark-Up Dana BOS Miliaran Rupiah ke Aparat Hukum”

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:16 WIB

Komunitas Sosial Bagong Mogok Gelar Khitanan Masal Gratis di Cikalongkulon Cianjur Sambut 1 Muharram 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:55 WIB

Kasus Perusakan Pos Parkir Pasar Induk Cianjur Masih Misterius, Dugaan Perebutan Lahan Parkir Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:35 WIB

Solusi Sibuk Kerja: ATR/BPN Cilacap Buka Layanan Pertanahan Akhir Pekan “PELATARAN”

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:29 WIB

NGURI-NGURI BUDAYA, JERUKLEGI KULON NGGELAR WAYANG KULIT

Berita Terbaru

Berita

NGURI-NGURI BUDAYA, JERUKLEGI KULON NGGELAR WAYANG KULIT

Selasa, 16 Jun 2026 - 09:29 WIB