Diduga Gangguan Ban Depan, Mobil Boks Terguling di Jalan Klairan Kesesi

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di wilayah Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, pada Selasa (05/05/2026) sekitar pukul 11.30 wib. Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan boks dengan nomor polisi G 9474 NA milik SPPG Desa Watupayung, yang mengalami kecelakaan di Jalan Klairan, Kaibahan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kendaraan yang dikemudikan AR (51), warga Landungsari, Pekalongan Kota, melaju dari arah Desa Watupayung menuju Kaibahan dengan kecepatan sedang. Sekitar lima menit perjalanan, pengemudi merasakan adanya gangguan pada bagian ban depan yang disertai bunyi keras.

Dua saksi di lokasi, yakni Ahmad Riswan (39), warga Desa Bukur, Kecamatan Bojong, serta Dipo Pangestu (30), juga warga Desa Bukur, membenarkan adanya suara tidak normal dari kendaraan sebelum akhirnya oleng.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya terdengar bunyi ‘grak’ dari bagian depan kendaraan, kemudian mobil tiba-tiba bergerak ke kiri dan akhirnya terguling di pinggir jalan, tepat di samping pohon mahoni,” ungkap salah satu saksi.

Akibat kejadian tersebut, kendaraan boks terguling ke sisi kiri jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp. 20 juta.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Kesesi Iptu Dulsalim, S.H., saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian laka tunggal tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian.

“Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal kendaraan boks di Jalan Klairan, Kaibahan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan sekitar Rp. 20 juta. Saat ini kasusnya sudah ditangani oleh Unit Laka Polres Pekalongan untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Iptu Dulsalim. (ozy)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Berita Terkait

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Berita Terbaru