Polisi Klarifikasi Isu Anak Jatuh di Mall Kota Cirebon, Bukan Terjatuh dari Lantai 3

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journalnews//
Cirebon Kota – Informasi yang beredar terkait anak jatuh dari lantai 3 di pusat perbelanjaan akhirnya diluruskan oleh pihak kepolisian pada (13/04/2026) sekitar pukul 15.56 WIB, setelah dilakukan pengecekan langsung di Yogya Grand Center, Jalan Karanggetas, Kota Cirebon.

Klarifikasi ini dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat, khususnya terkait keselamatan anak di area publik.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H menjelaskan bahwa hasil pengecekan di lokasi menunjukkan kejadian yang sebenarnya tidak seperti informasi yang beredar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan saksi Nani Maryani selaku pengelola, alamat Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon, anak korban laki-laki tidak jatuh dari lantai atas, melainkan terjatuh di area lantai 3 yang digunakan sebagai tempat aktivitas anak.

Saat kejadian, anak korban laki-laki diketahui sedang bermain seorang diri dan berlari di sekitar area tersebut, kemudian terpeleset dan terjatuh ke depan panggung yang berada di lokasi.

Akibat kejadian tersebut, anak korban laki-laki mengalami luka lecet pada bagian dahi sehingga langsung mendapatkan penanganan medis dari pihak pengelola yang sigap membawa ke rumah sakit.

Setelah mendapatkan perawatan, anak korban laki-laki kemudian diserahkan kembali kepada pihak keluarga yang telah menerima penjelasan lengkap terkait kronologi kejadian dan memahami bahwa peristiwa tersebut merupakan musibah.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi orang tua untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di area publik yang memiliki potensi risiko.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, serta tetap bijak dalam menyikapi setiap kabar yang beredar.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa penyebaran informasi yang tidak sesuai fakta dapat menimbulkan kepanikan, sehingga masyarakat diharapkan lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi serta mengutamakan konfirmasi dari sumber resmi.

Laporan: Wadira
Biro Cirebon

Berita Terkait

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
Komunitas Bagong Mogok Bersama Polsek Mande dan Pemdes Mulyasari Salurkan Bantuan untuk Pasangan Lansia Korban Kebakaran
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Bentuk Datgas Pertanahan Terlibat KasusbTanah Tidak Penjarakan Segera!!!
Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan Ketua FPI Kota Cirebon Perkuat Komunikasi Jaga Kamtibmas
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:33 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:21 WIB

KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:59 WIB

Komunitas Bagong Mogok Bersama Polsek Mande dan Pemdes Mulyasari Salurkan Bantuan untuk Pasangan Lansia Korban Kebakaran

Berita Terbaru