Remaja 16 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Sengkarang Pekalongan

Senin, 30 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang remaja bernama Deni Haryanto (16), warga Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Sengkarang, Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, Minggu (29/3/2026) siang.

Korban diketahui datang ke lokasi bersama tiga temannya sebelum akhirnya hanyut terbawa arus sungai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya korban bersama tiga saksi berangkat dari rumah menuju Sungai Sengkarang sekitar pukul 11.00 wib. Setibanya di lokasi sekitar pukul 12.00 wib, ketiga saksi mandi terlebih dahulu, sementara korban menunggu di tepi sungai.

Usai ketiga rekannya selesai mandi, korban kemudian turun ke sungai. Namun nahas, korban justru berenang ke bagian tengah sungai dan diduga tidak mampu mengendalikan diri hingga terbawa arus deras.

Ketiga saksi sempat meminta pertolongan warga sekitar dan berusaha mengejar korban dari tepi sungai. Namun upaya tersebut terhenti karena kondisi medan yang berbahaya dan arus sungai yang cukup kuat.

Sekitar 20 menit kemudian, korban ditemukan warga dalam kondisi sudah meninggal dunia sekitar 700 meter dari titik awal tenggelam. Selanjutnya, korban langsung dievakuasi ke RSUD Kajen.

Hasil pemeriksaan oleh petugas medis, bahwa korban meninggal akibat kekurangan oksigen atau tenggelam. Selain itu, ditemukan luka robek di bagian dahi serta lecet di pundak kiri yang diduga akibat benturan saat terbawa arus.

Plh. Kapolsek Karanganyar, Iptu Bono Raharjo, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, pendataan korban dan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan keluarga korban. Dari keterangan saksi, korban diketahui tidak bisa berenang,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa lokasi kejadian merupakan kawasan desa wisata yang dikelola oleh pemerintah desa, namun belum dilengkapi dengan pengawasan memadai, padahal arus sungai di lokasi tersebut tergolong deras.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pengunjung wisata, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai dan memperhatikan faktor keselamatan. (ozy)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru