Lagi Asyik Lepas Merpati, Pria di Pekalongan Tewas Tersambar Petir di Gubuk Sawah

Minggu, 29 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Nasib nahas menimpa seorang pria asal Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Korban yang diketahui bernama Sutikno (48) tewas seketika usai tersambar petir saat sedang asyik melepas burung merpati di area persawahan, Sabtu (28/3/2026) siang.

Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 13.00 wib, tepatnya di sebuah gubuk sawah tepi jalan Dukuh Babadan. Saat itu, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan sedang mendung pekat disertai suara petir yang menggelegar.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Karangdadap AKP Sumianto, S.H membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi peristiwa orang tersambar petir di sebuah area persawahan, tepatnya di tepi jalan Dukuh Babadan, Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap,” ujarnya, Minggu (29/03/2026)

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat korban sedang melakukan aktivitas hobi melepas burung merpati. Namun, di tengah suasana mendung, sebuah kilatan petir menyambar area sekitar tempat korban berdiri.

“Saksi Rozikin (54) melihat korban tiba-tiba tersambar petir dan langsung terjatuh ke tanah dalam kondisi tidak sadarkan diri,” terang AKP Sumianto.

Melihat kejadian tersebut, saksi Rozikin bersama perangkat desa setempat, langsung menghampiri tubuh korban yang sudah terbujur kaku. Petugas dan warga kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Karangdadap untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Setibanya di Puskesmas, tim medis melakukan pemeriksaan intensif terhadap tubuh warga Dukuh Pajombalangan Tengah tersebut. Namun, takdir berkata lain, petugas medis menyatakan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Uniknya, dari hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban, petugas tidak menemukan adanya luka bakar sebagaimana kasus tersambar petir pada umumnya. Meski demikian, kondisi tubuh korban dilaporkan sudah dalam keadaan kaku saat diperiksa.

“Petugas sudah mendatangi TKP dan meminta keterangan para saksi. Pihak medis memastikan korban meninggal dunia akibat sengatan listrik dari petir,” tambah Kapolsek.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka di Desa Pajomblangan, Kecamatan Kedungwuni, untuk proses pemakaman. Pihak keluarga menyatakan telah menerima peristiwa tragis ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. (ozy)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Berita Terkait

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Berita Terbaru