Angin Puting Beliung Terjang Mertasinga, Ratusan Warga Terdampak dan Polisi Bergerak Pulihkan Lingkungan

Kamis, 12 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journalnews//
Cirebon Kota – Upaya penanganan serta pemulihan pasca bencana alam akibat cuaca ekstrem berupa angin puting beliung yang melanda Desa Mertasinga Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon terus dilakukan oleh jajaran Polres Cirebon Kota bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat pada Kamis (12/03/2026), setelah peristiwa yang terjadi sehari sebelumnya menyebabkan kerusakan pada ratusan rumah warga serta sejumlah fasilitas umum di wilayah tersebut.

Kegiatan pemantauan dan pemulihan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Gunung Jati AKP Muchammad Qomaruddin, S.H., M.H., dengan melakukan monitoring ke lokasi terdampak di kawasan Blok Karangbaru dan sekitarnya guna memastikan proses penanganan dampak bencana berjalan secara bertahap serta membantu percepatan pemulihan kondisi lingkungan masyarakat yang terdampak.

Kapolsek Gunung Jati AKP Muchammad Qomaruddin menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi tersebut terjadi pada Rabu sore (11/03/2026) sekitar pukul 15.20 WIB ketika awan hitam pekat mulai terlihat di wilayah Desa Mertasinga yang kemudian disusul pusaran angin bergerak dari arah selatan menuju utara dan mengakibatkan kerusakan pada atap rumah warga serta menumbangkan sejumlah pohon di lingkungan permukiman.

Ia menyampaikan bahwa dari hasil pendataan sementara yang dilakukan bersama unsur terkait, dampak bencana paling banyak terjadi di wilayah RW 04, RW 05, dan RW 06 Desa Mertasinga, dimana kerusakan bangunan serta dampak terhadap masyarakat tercatat cukup luas sehingga proses penanganan dan pemulihan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

Berdasarkan data yang dihimpun dari koordinasi dengan pihak terkait, jumlah masyarakat terdampak tercatat mencapai 495 jiwa yang tersebar di beberapa wilayah permukiman, di antaranya RT 01 dan RT 02 RW 06 dengan jumlah 123 kepala keluarga atau 365 jiwa, RT 01 dan RT 03 RW 04 sebanyak 20 kepala keluarga atau 72 jiwa, serta RT 01 RW 05 sebanyak 35 kepala keluarga atau 58 jiwa.

Selain berdampak pada masyarakat, kerusakan juga terjadi pada bangunan rumah warga dimana tercatat sebanyak 128 unit rumah mengalami kerusakan dengan rincian 127 rumah mengalami kerusakan ringan dan satu rumah mengalami kerusakan kategori sedang di wilayah RT 02 RW 06 Desa Mertasinga.

Tidak hanya rumah warga, beberapa fasilitas umum juga terdampak akibat terjangan angin kencang tersebut, di antaranya dua fasilitas pendidikan yaitu SD Mertasinga dan TK Mertasinga serta tiga tempat ibadah termasuk mushola di wilayah Desa Mertasinga yang mengalami kerusakan pada bagian atap bangunan.

Dalam proses penanganan dan pemulihan pasca bencana tersebut, petugas gabungan bersama masyarakat melakukan pembersihan material bangunan yang rusak, mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga, serta membuka kembali akses jalan lingkungan yang sempat tertutup akibat pohon yang tumbang saat peristiwa angin puting beliung terjadi.

Selain melakukan pembersihan dan perbaikan lingkungan, kegiatan pemulihan juga difokuskan pada pendataan kerusakan yang dialami warga serta memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan dan penanganan secara bertahap sehingga kondisi lingkungan permukiman dapat kembali pulih.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa kegiatan penanganan dan pemulihan pasca bencana yang dilakukan jajaran Polres Cirebon Kota bersama unsur terkait merupakan bentuk kepedulian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat atau membutuhkan bantuan melalui layanan Kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Laporan: Wadira

Berita Terkait

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
Komunitas Bagong Mogok Bersama Polsek Mande dan Pemdes Mulyasari Salurkan Bantuan untuk Pasangan Lansia Korban Kebakaran
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Bentuk Datgas Pertanahan Terlibat KasusbTanah Tidak Penjarakan Segera!!!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:33

TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo

Berita Terbaru

Daerah

BUPATI LOMBOK BARAT DI OTT KPK

Senin, 20 Jul 2026 - 23:13