Abah Hafid: Menjemput Rezeki dalam Keikhlasan di Ujung Aspal Cilacap

Selasa, 3 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

​CILACAP // Juornal News – Di tengah riuh rendahnya dinamika ekonomi yang tak menentu, seringkali kita menemukan arti ketangguhan dari sosok-sosok yang bersahaja. Salah satunya adalah Moch Abdul Hafid, pria berusia 51 tahun asal Tasikmalaya yang memilih untuk tidak menyerah pada keadaan. Bagi Abah Hafid, sapaan akrabnya, tantangan ekonomi bukanlah tembok penghalang, melainkan undangan untuk terus bergerak.

​*Lapak di Bagian Belakang Mobil*

​Selasa siang di pusat kota Cilacap, sebuah mobil tampak bersahaja dengan modifikasi di bagian belakangnya. Di sanalah Abah Hafid menggelar dagangannya: Abon Sapi kemasan. Meski suaranya tak lagi selantang dulu dimakan usia, semangatnya menawarkan dagangan tetap memancarkan energi positif.

​”Kami datang ke Cilacap untuk mencari kehidupan yang layak. Pasang surut ekonomi itu biasa, yang penting dijalani dengan sabar dan ikhlas,” ungkapnya dengan nada tenang namun penuh keyakinan.

​Sentuhan Rempah India di Jalan Kalimantan
​Perjuangan Abah Hafid tidak berhenti di satu titik. Saat senja tiba, dedikasinya berlanjut di sebuah Angkringan yang berlokasi di Jalan Kalimantan, tepat di depan kediamannya. Di sini, beliau menawarkan sesuatu yang unik dan jarang ditemui di tempat lain: Minuman Serbad.

Oplus_16908288

​Bukan sekadar susu jahe biasa, Serbad atau populernya Masalah Chai dan juga ada menu susu teh hitam dengan berbagai campuran rempah di jamin racikan Abah Hafid menggunakan formula rempah-rempah khas India. Kehangatan yang dihasilkan bukan hanya dari suhu airnya, melainkan dari kekayaan rempah yang meresap ke dalam tubuh, memberikan sensasi rasa yang otentik dan menenangkan.

*​Mengapa Kisah Ini Bermakna?*

​Kisah Abah Hafid adalah pengingat bagi kita semua bahwa:
​Kemandirian adalah kunci: Di saat sulit, membuka usaha mandiri adalah bentuk kedaulatan ekonomi keluarga.
​Inovasi rasa: Membawa resep khas (rempah India) ke dalam usaha lokal (angkringan) adalah cara cerdas memenangkan hati pelanggan.

– ​Resiliensi: Pindah dari Tasikmalaya ke Cilacap menunjukkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman demi kesejahteraan keluarga dan biaya pendidikan anak.

​Bagi warga Cilacap yang melewati Jalan Kalimantan, singgah sejenak di Angkringan Abah Hafid bukan sekadar menikmati segelas Serbad hangat, tapi juga merayakan semangat seorang pejuang keluarga yang tak kenal lelah.( SW )

Berita Terkait

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Berita Terbaru