Sinergi Pemerintah dan Warga: Mediasi Alot Berbuah Manis, Drainase TMP Sureng Rono Jeruklegi

Kamis, 19 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

​CILACAP, Journal News – Permasalahan banjir yang kerap menggenangi area parkir Taman Makam Pahlawan (TMP) Sureng Rono, Jeruklegi, akhirnya menemui titik terang. Melalui mediasi yang mengedepankan asas kekeluargaan, pemerintah kecamatan dan desa berhasil menggandeng warga untuk merelakan sebagian lahan demi pembangunan drainase.

​Camat Jeruklegi, Irwan Arianto, S.STP, M.Si, turun langsung merespons keluhan masyarakat terkait genangan air di area sakral tersebut. Atas inisiatif Kepala Desa Tritih Lor, Sujud, sebuah forum musyawarah digelar di Pendopo Desa Tritih Lor pada Kamis (19/2/2026)

​Mediasi yang Humanis
​Meski sempat berjalan alot di awal pertemuan karena menyangkut pelepasan hak atas tanah, Camat Jeruklegi menekankan pentingnya kesadaran kolektif demi kepentingan umum.
​”Perlu kesadaran dari masing-masing pihak untuk melepas sebagian bidang tanahnya. Ini adalah langkah kunci untuk mengatasi akar permasalahan banjir di wilayah ini secara permanen,” ujar Irwan Arianto dalam arahannya.
​Kesepakatan Hibah Lahan

​Kepala Desa Tritih Lor, Sujud, menjelaskan bahwa tujuan utama mediasi ini adalah mencari solusi yang saling menguntungkan (win-win solution). Hasilnya, Empat orang warga pemilik lahan dengan sukarela menghibahkan sebagian tanahnya untuk dijadikan saluran air.

​Berdasarkan hasil perundingan, total lebar lahan yang disepakati untuk drainase adalah 165 cm, dengan rincian kontribusi sebagai berikut:
​Dadang : 60 cm x 52 mtr
​Darsih : 25 cm x 52 mtr
​Hartati: 20 cm x 52 mtr
Rosiyah : 60 x 50 mtr

​Dukungan Lintas Sektoral

​Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopincam Jeruklegi, Kepala UPT PUPR Jeruklegi, Ketua BPD beserta anggota, Kadus wilayah serta Ketua RT/RW setempat.

Kehadiran berbagai pihak ini memastikan bahwa pembangunan drainase nantinya akan sesuai dengan standar teknis dan diawasi bersama.
​Dengan tercapainya kesepakatan ini, pembangunan drainase diharapkan dapat segera dimulai untuk memastikan area TMP Sureng Rono bebas dari banjir, sekaligus menjaga kenyamanan peziarah dan warga sekitar.
​(SW)

Berita Terkait

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Berita Terbaru