Seorang Remaja Di Kabupaten Cianjur Harus Berkomplik Dengan Hukum Setelah Diduga Cabuli 10 Temannya

Kamis, 29 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cianjur || Seorang remaja di Kabupaten Cianjur harus berurusan dengan hukum karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap 10 teman di lingkungan rumahnya.

Parahnya lagi, dari 10 korban 7 diantaranya berjenis kelamin laki laki. Kejadian miris ini terungkap setelah salah satu keluarga terdekat korban berani melaporkan peristiwa yang telah dialami keluarganya ke Polres Cianjur.

Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, mengungkapkan bahwa para korban awalnya diiming imingi akan diajari memelihara burung merpati hingga diancam.

” Kejadian ini baru diketahui empat hari yang lalu pada hari minggu, akan tetapi kejadiannya pun dilakukan tidak hanya sekali tetapi berulang kali, untuk korban yang berjenis kelamin laki – laki sampai dilakukan tujuh kali pencabulan dan mirisnya lagi kejadiannya dilakukan di dekat rumahnya, di belakang rumahnya,” kata Kapolres, Kamis, (29/1/26).

Kapolres menyampaikan agar masyarakat dapat bekerjasama dalam memberikan informasi bila menemukan kejanggalan disekitar lingkungan terduga pelaku maupun para korban.

” Dengan melihat korban yang cukup banyak, kami dari satuan reskrim Polres Cianjur, terutama Unit PPA telah membuka semacam posko ( Pengaduan ) untuk kemudian jangan ragu Masyarakat yang merasa ada sedikit keanehan di sekitar tempat tinggal pelaku dan para korban yang lain jangan ragu untuk memberikan informasi kepada kami dengan magsud bukan untuk mempermalukan akan tetapi agar anak yang berkonflik dengan hukum ini mendapatkan perlakuan yang pas, yang tepat hingga yang bersangkutan tidak menjadi anak yang berkonflik dengan hukum dengan korban korban yang lain, ” tandasnya.

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru