Journalnews//
CIREBON – Para pengguna jalan yang melintasi jalur penghubung Suranenggala menuju Panguragan mengeluhkan kondisi infrastruktur Penerangan Jalan Umum (PJU) yang minim. Berdasarkan pantauan di lokasi, banyak lampu jalan yang terpasang namun tidak berfungsi saat malam hari.
Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat jalur tersebut merupakan akses utama bagi warga sekitar dan para pedagang yang melintas pada dini hari.
Rawan Kecelakaan. Kondisi jalan yang gelap gulita membuat pengendara sulit melihat lubang atau tikungan tajam, terutama saat cuaca hujan.Potensi Kriminalitas. Minimnya cahaya di area persawahan sepanjang jalur ini dikhawatirkan memicu aksi kejahatan jalanan seperti pembegalan atau pencurian.
Akses Ekonomi Terhambat. Jalur ini aktif digunakan oleh kendaraan logistik dan pedagang pasar yang memulai aktivitasnya saat hari masih gelap.
”Sudah cukup lama beberapa titik lampu di sini mati. Kalau lewat malam harus ekstra hati-hati karena kanan-kiri sawah dan gelap sekali. Kami berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan,” ujar Wadira salah satu pengguna jalan, Kamis (29/01/2026).
Masyarakat berharap Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon atau pihak segera melakukan pengecekan dan perbaikan berkala pada unit-unit PJU yang rusak agar kenyamanan dan keamanan pengguna jalan dapat terjamin kembali.
Laporan: Wadira











