Usai Konsumsi Jamur Liar, Satu dari Empat Orang Korban Meninggal Dunia

Jumat, 23 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cianjur || Warga Desa Mekarsari, Kecamatan Ciakalongkulon, Kabupaten Cianjur dikabarkan meninggal dunia seusai mengkonsumsi jamur liar, pada Kamis, (22/1/26).

Korban sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Cianjur. Namun karena kondisinya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia.

Sebelumnya diinformasikan bahwa, empat orang warga Desa Mekarsari mengalami keracunan setelah bersama sama mengkonsumsi jamur liar pada rabu siang.

Ke empat korban dilarikan ke puskesmas hingga dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Kabupaten Cianjur.

Satu orang diijinkan pulang dan tiga lainnya menjalani perawatan. Namun pada hari kamis, sekitar pukul 19.00 WIB salah satu korban meninggal dunia.

Kapolsek Cikalongkulon, AKP Arif Titim Firmanto, SH memaparkan bahwa peristiwa itu terjadi setelah anak korban membawa satu ember jamur lalu kemudian dimasak dan dikonsumsi bersama sama.

” Kronologinya, pada hari Rabu 21 Januari 2026 di siang hari, anak Sodara Wahyu pulang dari kebun membawa seember jamur liar dan bertanya kepada orangtuanya apakah bisa dimakan atau tidak. Kemudian dijawab oleh orangtuanya bahwa jamur tersebut aman untuk dikonsumsi.

Kemudian sekira pukul 15.00 WIB, jamur tersebut diolah dan dikonsumsi bersama-sama oleh para korban (Wahyu, Hj. Imas, Yanto dan Yani).

– Sekira 30 menit kemudian, Sodara Yanto mengalami mual, muntah dan lemas kemudian diikuti oleh korban yang lain sehingga langsung dibawa ke Puskesmas terdekat,” papar Kapolsek.

Kapolsek menerangkan, jika pihak Puskesmas menyarankan agar ke empat korban dirujuk ke Rumah Sakit.

” Pihak Puskesmas menyarankan agar para korban dibawa ke RSUD, sehingga para korban dibawa ke RSUD menggunakan Ambulance Desa Mekarsari dan tiba di IGD RSUD pada pukul 17.38 Wib, ” terangnya.

Kapolsek menambahkan jika ke empat korban itu masih dalam satu keluarga yang terdiri dari ayah Ibu adik dan kaka.

” Adik, Kaka, Ibu dan Bapaknya, beda rumah namun masih satu lingkungan, ” tambahnya.

Kapolsek mengungkapkan jika korban meningal dunia merupakan ayahnya yang sempat dirawat di ICU.

” Yang di ICU atas nama H. Wahyu meninggal dunia,” ungkapnya.

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:39

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Berita Terbaru