Polres Keerom Resmikan Perubahan Nomenklatur PAMAPTA, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan

Senin, 27 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News. Id – Dalam rangka menyesuaikan struktur organisasi dan nomenklatur di lingkungan Polri, Polres Keerom melaksanakan apel launching perubahan penyebutan Kanit SPKT menjadi PAMAPTA (Perwira Pengawas Malam dan Pagi Tugas Awal), bertempat di halaman Mapolres Keerom, Jalan Celcius Watae, Kampung Asyaman, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Senin (27/10/2025).

Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi. R, S.H., S.I.K., M.H., diikuti oleh para Kabag, Kasat, Kasi, Perwira, Bintara serta ASN Polres Keerom. Kegiatan diawali dengan pengecekan personel, pembacaan doa, serta pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya oleh seluruh peserta apel.

Dalam arahannya, Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi. R, S.H., S.I.K., M.H menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi dan semangat dalam melaksanakan tugas. Beliau juga menekankan pentingnya memahami perubahan nomenklatur ini agar pelaksanaan tugas dapat berjalan sesuai dengan aturan dan tanggung jawab masing-masing fungsi.

“Perubahan nomenklatur dari Kanit SPKT menjadi PAMAPTA ini bukan sekadar pergantian nama, tetapi merupakan bentuk penyesuaian dan penyegaran dalam struktur organisasi agar tugas-tugas pelayanan kepolisian dapat berjalan lebih efektif dan profesional. Saya berharap setiap perwira yang ditugaskan sebagai PAMAPTA benar-benar memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai garda terdepan dalam pelayanan dan pengawasan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres menyoroti beberapa hal penting yang menjadi perhatian, di antaranya kesiapan sarana dan prasarana seperti Armoured Water Cannon (AWC) untuk antisipasi kebakaran, serta penanganan kasus kecelakaan lalu lintas akibat pengaruh minuman keras. Beliau juga menegaskan bahwa mulai 1 November 2025, akan diadakan perlombaan bagi personel PAMAPTA dan piket patroli yang berhasil mengamankan minuman keras terbanyak, dengan hadiah penghargaan sebesar Rp10 juta.

“Saya juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan kita dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, mulai dari kebakaran, laka lantas, hingga penyalahgunaan miras. Tugas kita adalah hadir di tengah masyarakat dengan cepat, tanggap, dan memberikan solusi. Setiap personel harus punya inisiatif serta semangat melayani tanpa menunggu perintah,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar peka terhadap perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), untuk menghindari penyebaran dan kepercayaan terhadap informasi hoaks di media sosial yang dapat mengganggu situasi kamtibmas di wilayah Keerom.

“Di era digital ini, kemampuan memahami teknologi dan informasi menjadi keharusan bagi anggota Polri. Kita tidak boleh tertinggal. Dengan memahami teknologi, termasuk AI, kita bisa menangkal berita bohong yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat. Mari kita jaga nama baik institusi dengan kerja nyata, profesionalisme, dan hati yang tulus dalam melayani,” tutupnya.

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru