Kolaborasi Lintas Sektor Dalam Perlindungan Kelompok Rentan Di Kabupaten Keerom

Senin, 20 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id – Bupati Kabupaten Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP yang diwakili Wabup Drs. Daud, M.Si membuka kegiatan Kordinasi dan Singkronisasi Pelaksanaan Kebijakan Perlindungan Kelompok Rentan di Kabupaten Keerom. Senin (20/10/25) berlangsung di Hotel Grande, Arso II, Yuwanain.

Kegiatan dihadiri. Kadis DP3A Provinsi Papua, Kejaksaan Negeri Jayapura, Pengadilan Negeri Kelas I A Jayapura, Bapas Keerom, Pimpinan OPD TNI/Polri dan undangan lainnya.

Pada kesempatannya, Wabup Daud menerangkan bahwa kekerasan pada perempuan dan anak beberapa waktu terakhir masih sering terjadi dan mengancam tatanan sosial dan bisa merusak generasi penerus kita.

“Sehingga kordinasi dan singkronisasi kerja lintas sektor merupakan langkah strategis untuk menyamakan aksi bersama yang kongret dan terukur,” ucapnya.

Diharapkan dengan kordinasi yang baik lintas sektor ini akan memperkuat system perlindungan dan percepatan penanganan kasus-kasus kekerasan maupun perdagangan orang.

Wabup Daud menegaskan kepada unit pelaksana teknis daerah perlindungan perempuan dan anak agar meningkatkan kapasitas pelayanan, respon cepat dan menjalin kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan.

“Mari jadikan Kabupaten Keerom sebagai kabupaten yang ramah perempuan dan anak yang bebas dari kekerasan, perdagangan orang dan berbagai bentuk diskriminasi, lainnya” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak / Pengendalian Penduduk dan KB Frieda Ch Y.F Najoan, SH berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami berbagai bentuk kekerasan pada kelompok rentan dan berani berperan aktif dalam pencegahan dan pelaporan kasus dilingkungan sekitar. (@mr)

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru