Pemkab Cirebon Tetapkan 30 Desa Wisata Baru, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pariwisata

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal news.id.KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Anugerah Desa Wisata Kabupaten Cirebon 2025 di Lapangan Desa Matangaji, Kecamatan Sumber.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (8/10/2025) ini, menetapkan secara resmi 30 desa wisata.

Penetapan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sektor pariwisata berbasis masyarakat desa sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Disbudpar Kabupaten Cirebon, Amin Mugni mengatakan, kegiatan ini merupakan program prioritas pemerintah daerah yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Menurut Amin, sektor pariwisata dan UMKM terbukti menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

“Kegiatan seperti ini akan terus diagendakan, karena memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari total 60 desa wisata yang ada, banyak yang sudah menunjukkan inovasi dalam mengelola potensi desanya.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Kabupaten Cirebon, Syafrudin Aryono menjelaskan, pengembangan pariwisata di Kabupaten Cirebon membutuhkan sinergi dari berbagai pihak.

Selain itu, Syafrudin juga menyoroti potensi sektor transportasi di Kabupaten Cirebon yang dinilai mampu menunjang wisata.

“Tantangan memang banyak, tapi kami percaya dengan niat baik dan kerja sama semua pihak, pariwisata desa bisa menjadi sumber pendapatan asli desa yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Mochamad Syafrudin, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menggerakkan sektor pariwisata.

Menurutnya, pengembangan desa wisata tidak bisa dilakukan secara individual.

“Tidak bisa sendiri. Semua pihak harus bersinergi, dari pemerintah, pelaku usaha, sampai masyarakat,” katanya.

Ia berharap desa wisata mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal, mendorong inovasi masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan dan budaya Cirebon.

“Desa wisata harus jadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara,” pungkasnya.

Sana

Berita Terkait

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berawal dari Kecurigaan di Polsek Wiradesa, Dua Pengedar Sabu dan Alprazolam Ditangkap
SPPG Bobojong 02 Gas Optimasi IPAL, Pastikan Air Diolah Dengan Baik
Sekda Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Voli Kabupaten Cirebon
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:11 WIB

Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:42 WIB

Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:51 WIB

SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan

Berita Terbaru