Prof DR Sutan Nasomal : Mengapa Menyimpan Uang Di Negara Tetangga Lebih Aman Dari Pada Di BANK RI

Jumat, 29 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

 

Jakarta 23/08/2025
Bukan kabar baru kalau uang di INDONESIA di simpan ke Bank Negara Tetangga lebih aman dari pada di BANK RI. Perginya uang perhari bisa menyentuh Trilyunan mengalir tiap hari dari BANK RI ke Bank Negara Tetangga karena banyak hal yang tidak di berikan oleh BANK RI.

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media. Bank Tetangga menawarkan ragam keuntungan menyimpan uang di Bank tersebut dengan keamanan terjamin dan rendahnya pajak. Sudah 35 tahun negara tetangga menyimpan kekayaan para orang kaya dari INDONESIA dari nilai kecil sampai Trilyunan tiap hari.

Mengapa bisa sampai 35 tahun kekayaan INDONESIA mengalir bebas ke Bank Negara Tetangga bila tidak ada campur tangan oknum pegawai Negara yang bermain di dalam air dan mendapatkan komisi besar jangka panjang.

Bergeraknya uang besar ke Bank Negara Tetangga tidak terdetek oleh Pemerintah INDONESIA karena sudah mengalir di awal bagi bagi jatah kue ke beberapa pihak di jaringan bawah air tidak tersentuh hukum.

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH memberikan contoh : Bila mengalir uang dari Bank INDONESIA ke beberapa Bank Tetangga mengendap lama dengan nilai Rp 50.000 Trilyun lebih serta tidak menguntungkan INDONESIA bisa tersimpan rapih dalam rahasia umum berpuluh tahun tentu bukan pihak Kementrian Keuangan tidak tau menahu tetapi ada sesuatu yang tidak bisa terungkap di jalur hukum. Ketika hal ini ramai dibocorkan ke publik maka sangat tercengangkan semua pihak para APH di INDONESIA kemana uang besar itu PARKIRNYA….SIAPA SAJA PEMILIKNYA…

Tentu sangat mengejutkan Masyarakat INDONESIA setiap ganti Presiden RI baru setelah pesta Demokrasi selesai maka buku hutang di buka baru sehingga INDONESIA bergantung dalam pinjaman hutang ke Negara lain. Padahal kekayaan Negara INDONESIA sangat besar di bawa kabur oleh pihak pihak oknum yang piawai serta melibatkan Bankir dan sistem paling rahasia.

Maka Hutang puluhan ribu trilyun menjadi beban di pundak Negara RI yang tidak bisa berkutik akibat bocornya harta kekayaan orang kaya dari INDONESIA yang mengendap di Bank Negara Tetangga.

Padahal Mentri Ekonomi bisa melakukan hal yang lebih baik dan menguntungkan para orang kaya di INDONESIA agar uang kekayaannya tidak perlu di pindahkan mengendap ke Bank Negara Tetangga.

Kemudian Negara mampu menawarkan keuntungan atau fasilitas yang lebih bagus serta keamanan atau pajak lebih rendah dari pada Bank Negara Tetangga.

Mungkin ada keuntungan yang besar sehingga banyak oknum yang piawai memaenkan peranan bersama Oknum Bankir untuk mencari keuntungan dari Bank Negara Tetangga. Maka INDONESIA tidak mendapatkan keuntungan apa apa atau makin tenggelam dalam lubang mematikan akibat berhutang terus ke Bank Asing. Harus pemimpin yang berani dan cerdas yang bisa menyelesaikan polemik perginya uang para orang kaya di INDONESIA

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH sebagai Ketua Umum Partai POM (Partai Oposisi Merdeka) memberikan solusi kepada PRESIDEN RI agar mau masuk kedalam lautan terdalam permainan oknum Bankir untuk berikan jaminan keamanan dan jaminan keuntungan untuk semua para orang kaya yang selama ini mengendapkan uangnya ke Bank Negara Tetangga.

Bukankah konsumen adalah RAJA. Maka Negara INDONESIA harus berani mengambil sikap agar para orang kaya dari INDONESIA mau membawa balik semua kekayaannya dari luar Negri kembali ke INDONESIA.

Maukah INDONESIA membuka peluang bagus tersebut. Para mentri yang tidak mampu bekerja dan selalu menyusahkan rakyat dengan kebijakan kebijakan peraturan yang menindas dan menjajah ke Masyarakat harus di singkirkan.

Narasumber : Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH

Berita Terkait

Wakil Bupati Lantik Empat Kuwu Hasil PAW
Verifikasi Fasos Fasum Lanjutkan Hasil RDP di DPRD Pekan lalu, Turun Lapangan Dari Dinas Perkim dan Dinas DPMPTSP Kabupaten Cianjur.
UPTD INFRASTRUKTUR JALAN DAN JEMBATAN KELAS A WILAYAH V DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN BOGOR.
Lansia Tergeletak di Perbatasan Karanganyar-Kajen, Respons Cepat Polisi Antar Korban Pulang ke Keluarga
Panitia Konferensi PWI Jabar Sosialisasikan Tahapan Pelaksanaan.
PROF DR SUTAN NASOMAL : RAKYAT INDONESIA BERTERIMAKASIH KE PRESIDEN RI BERSAMA JAJARANNYA BONGKAR KORUPSI DAN HUKUM MATI
Polres Pekalongan Amankan Fun Run Milad ke-7 UMPP, Ribuan Peserta Berlari Aman dan Lancar
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:08

Wakil Bupati Lantik Empat Kuwu Hasil PAW

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:55

Verifikasi Fasos Fasum Lanjutkan Hasil RDP di DPRD Pekan lalu, Turun Lapangan Dari Dinas Perkim dan Dinas DPMPTSP Kabupaten Cianjur.

Senin, 27 Juli 2026 - 16:39

UPTD INFRASTRUKTUR JALAN DAN JEMBATAN KELAS A WILAYAH V DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN BOGOR.

Senin, 27 Juli 2026 - 10:33

Lansia Tergeletak di Perbatasan Karanganyar-Kajen, Respons Cepat Polisi Antar Korban Pulang ke Keluarga

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:53

Panitia Konferensi PWI Jabar Sosialisasikan Tahapan Pelaksanaan.

Berita Terbaru