Pembangunan Infrastruktur Jalan di Desa Ciptaharja tak kunjung di Realisasikan.Ada Apa?
BANDUNG BARAT _ Pembangunan Infrastruktur di lingkungan Desa Ciptaharja Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat belum dapat berjalan maksimal. Hal itu disebabkan belum adanya pelimpahan aset Sarana,Prasarana dan Utilitas (PSU) umum lainnya atau fasilitas sosial fasilitas umum (fasos fasum) dari pengembang perumahan,pada akhirnya masyarakat yang menjadi korban dari Maladministrasi Seperti halnya di wilayah RW 15 Perumahan Cipatat Elok.
Sebagaimana diketahui,Rencana Pembangunan jalan di Perumahan Cipatat Elok RW 15 batal dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Ciptaharja lantaran terkendala Pelimpahan Fasos Fasum, rencana pertama di tahun Anggaran 2021 kemudian di tahun 2022 pun tak kunjung bisa di Realisasikan.
“Pengajuan Pembangunan Infrastruktur jalan di wilayah RW 15 sudah saya ajukan dari tahun anggaran 2021,kemudian di tahun anggaran 2022 muncul lagi,tapi gagal direalisasikan dikarenakan pelimpahan fasos fasum belum diserahkan”. Ujar Ketua RW 15 Fitrotul Amin.
Kepala Desa Ciptaharja Idham Martadinata angkat bicara terkait polemik yang terjadi berkenaan ditundanya pembangunan jalan di RW 15 Perumahan Cipatat Elok.Kades Menegaskan ditundanya pembangunan jalan tersebut lantaran terkendala Pelimpahan Fasos Fasum.
“Kerena Fasos Fasum belum selesai,Kemarin kan ada Verifikasi dari Pemda Bandung Barat,ya kita tinggal nunggu hasil”. Ujar Kades Idham Martadinata saat ditemui oleh awak media,Rabu 28 Desember 2022.
Kepala Desa Ciptaharja berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak warga Cipatat Elok,ketika proses pelimpahan Fasos Fasum telah rampung.
“Tiap tahun ada perubahan anggaran juga kita targetkan lagi,dianggarkan lagi,ada penambahan anggaran.Dari tahun ke tahun saya ingin ada pemerataan pembangunan,saya fokuskan dulu ke cipatat elok supaya jadi percontohan kedepannya bagi pihak developer ketika membangun harus ada pelimpahan Sarana,Prasarana dan utilitas umum lainnya.Pungkasnya.( S.Irfan )











