Scroll untuk baca artikel

Daerah

Warga RT. 01 Rw. 06 Desa Bungko Kecamatan Kapetakan Cirebon Protes pembangunan tower Telekomunikasi

87
×

Warga RT. 01 Rw. 06 Desa Bungko Kecamatan Kapetakan Cirebon Protes pembangunan tower Telekomunikasi

Sebarkan artikel ini

JournalNews // Cirebon, – Sejumlah warga RT. 01 RW. 06 memprotes pembangunan menara tower telekomunikasi di Desa Bungko Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat Kamis (28/03/2024).

Menurut warga sekitar Lokasi tower tersebut menyampaikan bahwa” Rencana akan Adanya pembangunan tower
dari awal tidak diSosialisasikan kepada warga sekitarnya dan konfensasi dari pihak perusahaan pun untuk warga sekitarnya juga tidak transparan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kami sangat keberatan dengan berdirinya tower tersebut karena selain konfensasi tidak transparan terlebih akan pembangunan tower tersebut itu tanpa sosialisasi terlebih dahulu kepada warga, namun ada beberapa warga sudah menerima konfensasi karena kami hanya mendapatkan informasi dilokasi tersebut akan dibangun tower Internet Wifi, jadi ya kami Terima uangnya dengan besaran Rp. 200-500 ribu. Tapi faktanya setelah kesini baru tahu ini pembangunan tower menara yang katanya Tower Wifi, Maklum pak kami orang kampung tidak mengagrti,” Ungkapnya warga sekitar tower yang enggan disebut namanya kepada wartawan kamis (28/03/2024).

Lebih lanjutnya, terkait konfensasi. katanya, pihak perusahaan hanya memberikan sejumlah uang dengan besaran Rp. 200 -500 ribu kepada sebagian rumah warga sekitar lokasi tower, dan ada juga warga disekitar tower yang tidak mendapatkan konfensasi.

” Kendati demikian, hal tersebut bukanlah hal yang terpenting dalam hal ini dan terpenting adalah sosialisasi tentang dampak negatif dan positif berdirinya menara tower tersebut seharusnya terlebih dahulu disosialisasikan pada warga sekitarnya.

“Sebetulnya Sejumlah Warga di lokasi RT. 01 RW. 06 ini resah akan adanya isu-isu yang akan menimbulkan keselamatan, kesehatan manusia, maupun barang barang elektronik warga sekitar lokasi tower, saya pribadi keberatan walaupun sudah menerima uang konfensasi , karena warga disekitar Lokasi tower masyarakatnya tidak rukun, seharusnya pemerintah Desa dan pihak perusahaan terlebih dahulu menjelaskan dampak tersebut sebelum membangun sebuah tower, Tuturnya

“Apa lagi ini pembangunanya kata dia, tidak jauh dari perumahan penduduk , dan apa tanggung jawab dari pihak perusahaan jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan dikemudian hari. Ini perlu ditinjau ulang dan kami berharap pihak perusahaan dan pemerintah Desa setempat agar kembali mensosialisasikan secara langsung kepada warga sekitar lokasi pembangunan tower, pungkasnya.


Untuk diktehui bahwa lokasi tanah pembangunan tower tersebut milik perangkat desa setempat dan Tower tersebut baru pengerjaan penggalian tanah serta pondasi bangunan kurang lebihnya baru 1 bulan ini.

Pada saat awak media mencoba mengklarifikasi terkait hal tower tersebut kepala ( kuwu) desa bungko, namun sayangnya tidak bisa ditemui karena kata perangkat desanya sedang tidak dikantor.

 

Laporan: Wadira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *