Seorang narasumber warga setempat yang enggan disebutkan namanya ( 08/04/26) menyampaikan keberatan atas kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa aktivitas kendaraan besar sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
“Sangat mengganggu, terutama kendaraan besar yang tidak sesuai ukuran jalan,” ujarnya.
Menurutnya, jalan desa yang sempit tidak dirancang untuk dilintasi kendaraan bertonase besar, sehingga berpotensi menimbulkan kerusakan jalan serta membahayakan pengguna jalan lainnya.
Warga berharap adanya tindakan tegas dari pihak terkait untuk mengatur aktivitas proyek tersebut agar tidak merugikan masyarakat luas, khususnya pengguna jalan umum yang setiap hari melintas di lokasi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Desa Bobojong, Kecamatan Mande, belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.











