Cirebon Katon Festival 2025 Tampilkan Ragam Ekspresi Budaya dan Dukung Pariwisata Daerah

Senin, 8 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

 

Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Cirebon Katon Festival 2025 di Area Kantor Uji Kelayakan Kendaraan Bermotor (KIR) Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Sabtu (6/12/2025).

Festival ini menampilkan berbagai ekspresi budaya tradisional sekaligus menjadi upaya memperkuat identitas dan pariwisata daerah.

Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Amin Mughni dalam sambutannya mengatakan, sinergi antara budaya tradisional dan sektor pariwisata sangatlah penting.

Ia menyebutkan, kekayaan seni, tradisi, serta keragaman budaya menjadi modal kuat bagi pembangunan daerah.

“Kita berkumpul untuk merayakan kekayaan Kabupaten Cirebon akan pesona pariwisata, budaya, dan tradisi yang menjadi kebanggaan kita bersama dalam acara Cirebon Katon Festival 2025,” ujar Amin.

Cirebon Katon Festival tahun ini mengusung tema ‘Ekspresi Budaya Tradisional dengan Sinergi Pariwisata’. Menurut Amin, tema tersebut relevan dengan tantangan perkembangan zaman.

Ia menekankan budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi aset berharga dan harus dilestarikan.

“Ekspresi budaya tradisional merupakan warisan leluhur yang diwariskan turun-temurun. Hadir dalam bentuk pertunjukan, upacara adat, kerajinan, hingga kuliner khas yang berabad-abad membentuk karakter daerah kita,” katanya.

Amin juga menjelaskan, tren pariwisata saat ini tidak lagi hanya menawarkan keindahan alam. Wisatawan mencari pengalaman autentik, cerita budaya, dan keunikan lokal.

Karena itu, keberagaman tradisi Cirebon menjadi potensi besar bagi pengembangan pariwisata berbasis budaya.

“Artinya, ekspresi budaya bukan hanya warisan, tapi modal ke depan untuk pengembangan wisata,” ucapnya.

Ia menambahkan, sinergi budaya dan pariwisata membutuhkan tata kelola yang baik. Menurutnya, nilai sakral dalam tradisi harus tetap dijaga, agar tidak hilang oleh komersialisasi berlebihan.

Amin menyebut penyelenggaraan Cirebon Katon Festival menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mempromosikan dan melestarikan kekayaan budaya, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pameran UMKM.

“Dengan kerja sama semua pihak, kita dapat menjadikan kekayaan budaya daerah sebagai modal kemajuan wisata yang berkelanjutan,” katanya.

Sana

Berita Terkait

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945
Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan
dr, I Wayan Wisnu Brata, Sp. B, Sub Spesialis Onkologi :
Kalim Siap Maju Pilkades Jeruklegi Kulon 2027, Pengalaman Jadi Modal Pengabdian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:14

Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:50

Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:36

Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:48

Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom

Berita Terbaru