Tangani Masalah Sampah di Desa Pengarengan, Pj. Bupati Cirebon Terjunkan Alat Berat dan Truk Sampah

- Penulis

Rabu, 5 Juni 2024 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.KABUPATEN CIREBON — Sejumlah permasalahan sampah yang terjadi beberapa wilayah di Kabupaten Cirebon, langsung direspon serius oleh Pj Bupati Cirebon, Drs. Wahyu Mijaya, SH., M.Si.

Hal tersebut juga terlihat dalam penanganan sampah, yang terjadi di sungai Desa Pengarengan Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, Rabu (5/6/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kabupaten Cirebon menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung bersama masyarakat dalam menyelesaikan masalah sampah.

Dalam peninjauan tersebut, ditemukan bahwa sepanjang 43 meter aliran sungai dipenuhi tumpukan sampah.

Upaya pembersihan dilakukan dengan menurunkan sejumlah alat berat dari BBWS untuk mengeruk sampah, serta truk pengangkut dari DLH.

“Kami berkomitmen menyelesaikan penarikan sampah yang menumpuk di aliran sungai hari ini. Diskusi juga sudah dilakukan untuk membahas akses pengangkutan sampah, agar proses pembersihan lebih efisien,” ujar Wahyu.

Tidak hanya itu, lanjut Wahyu, BBWS berencana memasang alat penangkap sampah (sendtrack) di beberapa titik strategis.

“Alat ini diharapkan dapat mencegah sampah masuk ke aliran sungai, sehingga memudahkan proses pembersihan,” katanya.

Wahyu juga menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat, untuk mengatasi masalah sampah.

Pihaknya juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan perangkat desa, untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, agar tidak membuang sampah ke sungai dan mengurangi jumlah sampah rumah tangga.

“Jika masyarakat masih membuang sampah ke sungai, kondisi seperti ini akan terus berlanjut,” tukasnya.

Dengan dukungan semua pihak, diharapkan masalah sampah di aliran sungai Desa Pengarengan dapat segera teratasi.

“Langkah-langkah konkret akan mulai dijalankan, dengan target penyelesaian secepat mungkin,” tutupnya.

Sana

Berita Terkait

OKNUM KEPALA SEKOLAH SMK KEHUTANAN WANA WISATA SEKAROH TERINDIKASI KORUPSI DANA BOS DAN DANA REVITALISASI SEKOLAH POLISI DI MINTA AMANKAN PELAKU
Polres Kuningan Konsisten Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Petani
SDN I Karang wangi Gelar Pelepasan Siswa dan Siswi Kelas VI dengan Tampilkan pentas Seni dan Kreasi Anak
Baharudin Raih Suara Terbanyak dalam Pemilihan Kuwu PAW Desa Kedongdong Kidul
PEMBANGUNAN FISIK JELANG PILKADES: KERJA NYATA ATAU STRATEGI PETAHANA?
Peringati Hari Jadi Kota Cirebon dan Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kota Cirebon Gelar Gebyar Donor Darah
DARI EKOLOGI PEMBERONTAKAN, QUARTUS POLITICA HINGGA LAHIRNYA GAGASAN GERAKAN OPOSISI DI TINGKAT AKSI
UPK Mande Salurkan Santunan untuk 958 Anak Yatim Sambut 1 Muharam 1448 H
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:03 WIB

OKNUM KEPALA SEKOLAH SMK KEHUTANAN WANA WISATA SEKAROH TERINDIKASI KORUPSI DANA BOS DAN DANA REVITALISASI SEKOLAH POLISI DI MINTA AMANKAN PELAKU

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:32 WIB

Polres Kuningan Konsisten Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Petani

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:52 WIB

SDN I Karang wangi Gelar Pelepasan Siswa dan Siswi Kelas VI dengan Tampilkan pentas Seni dan Kreasi Anak

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:26 WIB

Baharudin Raih Suara Terbanyak dalam Pemilihan Kuwu PAW Desa Kedongdong Kidul

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:26 WIB

PEMBANGUNAN FISIK JELANG PILKADES: KERJA NYATA ATAU STRATEGI PETAHANA?

Berita Terbaru