Berita

Sinergi Pemerintah dan Warga: Mediasi Alot Berbuah Manis, Drainase TMP Sureng Rono Jeruklegi

53
×

Sinergi Pemerintah dan Warga: Mediasi Alot Berbuah Manis, Drainase TMP Sureng Rono Jeruklegi

Sebarkan artikel ini

 

​CILACAP, Journal News – Permasalahan banjir yang kerap menggenangi area parkir Taman Makam Pahlawan (TMP) Sureng Rono, Jeruklegi, akhirnya menemui titik terang. Melalui mediasi yang mengedepankan asas kekeluargaan, pemerintah kecamatan dan desa berhasil menggandeng warga untuk merelakan sebagian lahan demi pembangunan drainase.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Camat Jeruklegi, Irwan Arianto, S.STP, M.Si, turun langsung merespons keluhan masyarakat terkait genangan air di area sakral tersebut. Atas inisiatif Kepala Desa Tritih Lor, Sujud, sebuah forum musyawarah digelar di Pendopo Desa Tritih Lor pada Kamis (19/2/2026)

​Mediasi yang Humanis
​Meski sempat berjalan alot di awal pertemuan karena menyangkut pelepasan hak atas tanah, Camat Jeruklegi menekankan pentingnya kesadaran kolektif demi kepentingan umum.
​”Perlu kesadaran dari masing-masing pihak untuk melepas sebagian bidang tanahnya. Ini adalah langkah kunci untuk mengatasi akar permasalahan banjir di wilayah ini secara permanen,” ujar Irwan Arianto dalam arahannya.
​Kesepakatan Hibah Lahan

​Kepala Desa Tritih Lor, Sujud, menjelaskan bahwa tujuan utama mediasi ini adalah mencari solusi yang saling menguntungkan (win-win solution). Hasilnya, Empat orang warga pemilik lahan dengan sukarela menghibahkan sebagian tanahnya untuk dijadikan saluran air.

​Berdasarkan hasil perundingan, total lebar lahan yang disepakati untuk drainase adalah 165 cm, dengan rincian kontribusi sebagai berikut:
​Dadang : 60 cm x 52 mtr
​Darsih : 25 cm x 52 mtr
​Hartati: 20 cm x 52 mtr
Rosiyah : 60 x 50 mtr

​Dukungan Lintas Sektoral

​Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopincam Jeruklegi, Kepala UPT PUPR Jeruklegi, Ketua BPD beserta anggota, Kadus wilayah serta Ketua RT/RW setempat.

Kehadiran berbagai pihak ini memastikan bahwa pembangunan drainase nantinya akan sesuai dengan standar teknis dan diawasi bersama.
​Dengan tercapainya kesepakatan ini, pembangunan drainase diharapkan dapat segera dimulai untuk memastikan area TMP Sureng Rono bebas dari banjir, sekaligus menjaga kenyamanan peziarah dan warga sekitar.
​(SW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *