Sebelum Dinyatakan Meninggal, Seorang Kakek Diduga Pensiunan Ditemukan Pingsan Dipertigaan Shanghai, Begini Kronologinya

Selasa, 30 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Seorang pensiunan berinisial TP (73) ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri atau pingsan di kawasan Pertigaan Shanghai, tepat di depan Toko Chung, Kabupaten Cianjur, Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 10.20 WIB. TP kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat pemeriksaan di Puskesmas Karangtengah.

TP diketahui berdomisili di Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Ia ditemukan warga tergeletak di lokasi kejadian dan langsung dilaporkan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur.

Kasi Operasi Pengendalian dan Deteksi Dini Satpol PP Kabupaten Cianjur, Nandi Rohendi, mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, saya bersama enam anggota langsung menuju lokasi. Sesampainya di sana, korban ditemukan dalam kondisi pingsan di kawasan Pertigaan Shanghai, tepatnya di depan Toko Chung,” ujar Nandi kepada wartawan.

Petugas kemudian mengevakuasi korban ke Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur. Namun saat tiba di Dinsos sekitar pukul 10.40 WIB, kondisi korban memburuk dan diduga sudah meninggal dunia.

Untuk memastikan, petugas Dinsos bersama Satpol PP membawa korban ke Puskesmas Karangtengah sekitar pukul 11.10 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Nandi mengaku belum mengetahui apakah korban merupakan tunawisma yang sudah lama berada di lokasi atau baru datang.

“Kami tidak mengetahui apakah yang bersangkutan sudah lama atau baru berada di lokasi. Saat menerima laporan, kami langsung melakukan evakuasi tanpa menanyakan lebih jauh kepada pelapor,” ungkapnya.

Dari barang bawaan korban, petugas menemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan sejumlah dokumen lain. Berdasarkan identitas tersebut, korban diketahui seorang pensiunan.

“Penanganan dan proses pengurusan jenazah sepenuhnya diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Cianjur. Jenazah rencananya dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk penanganan lebih lanjut,” tutupnya.

Penulis : Andri.S

Editor : SLS

Berita Terkait

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945
Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan
dr, I Wayan Wisnu Brata, Sp. B, Sub Spesialis Onkologi :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:14

Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:50

Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:36

Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Berita Terbaru