Sebanyak 20 Ekor Kambing Jadi Korban Amuk Si Jago Merah.

Selasa, 30 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.Cirebon, Sebanyak 20 Ekor Kambing hangus oleh amuk si jago merah. Kejadian saat Kandang Kambing milik seorang pria bernama Denis warga Jln. Muncul Gede, Desa Cikancas, Kecamatan Beber, Kebupaten Cirebon terbakar pada Selasa 30 September 2025, Pukul 01:03 WIB

Menurut informasi dari seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya, api di duga berasal dari pembakaran rumput sisa makanan di bagian bawah yang saat melakukan pembakaran di tinggal pergi oleh pemiliknya, karena tertiup angin kencang kemudian apu membesar dan membakar kayu bangunan Kandang.

Kejadian tersebut di ketahui oleh seorang warga yang sedang melintas yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Denis selaku pemilik Kandang Peternakan Kambing.

Melihat api yang sedang membakar kandang dan kambingnya Denis berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun api yang sudah kadung menjalar ke semua sudut ruangan sulit di padamkan.

Ditengah kepanikan kemudian Denis memiliki ide untuk melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Cirebon melalui Pis jaga Sektor Greget.

Mendapat laporan tersebut para petugas langsung bergegas melaksanakan tugas menuju tempat kejadian kebakaran (TKK).

Namun saat hendak masuk di titik TKK petugas mengalami kendala disebabkan jalan menuju TKK terlalu sempit sehingga Mobil Pemadam yang membawa air dan peralatan tidak bisa cepat tiba di lokasi karenanharus berhati-hati.

Setelah sampai di lokasi petugas langsung melakukan upaya pemadaman ke berbagai sudut ruangan yang sudah di rambah oleh api dan api sudah membakar kambing yang ada di dalam kandang.

Usai padam petugas langsung melakukan upaya pendinginan TKK guna memastikan tidak ada api yang tersembunyi sehingga tidak menimbulkan kebakaran lagi.

Dalam peristiwa tersebut Denis mengalami kerugian besar pasalnya kandang beserta 20 ekor kambingnya turut terbakar.

Luas yang Terbakar mencapai ± 18 m2, luas area yang Selamat, ± 180 m2 dari
total luas bangunan/area ± 198 m2 dengan kerugian mencapai ± Rp. 70.000.000,-

Upaya yang dilakukan oleh petugas saat menerima laporan langsung datang ke lokasi dan melakukan pemadaman, serta kordinasi dengan aparat Desa, mengumpulkan data dan Informasi.

Unsur yang terlibat dalam upaya pemadaman diantaranya pemilik kandang dan warga setempat.

Satgas yang di terjunkan ke Lokasi Regu 2 (Dua) Sektor Greged

Sana

Berita Terkait

Wakil Bupati Lantik Empat Kuwu Hasil PAW
Verifikasi Fasos Fasum Lanjutkan Hasil RDP di DPRD Pekan lalu, Turun Lapangan Dari Dinas Perkim dan Dinas DPMPTSP Kabupaten Cianjur.
UPTD INFRASTRUKTUR JALAN DAN JEMBATAN KELAS A WILAYAH V DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN BOGOR.
Lansia Tergeletak di Perbatasan Karanganyar-Kajen, Respons Cepat Polisi Antar Korban Pulang ke Keluarga
Panitia Konferensi PWI Jabar Sosialisasikan Tahapan Pelaksanaan.
PROF DR SUTAN NASOMAL : RAKYAT INDONESIA BERTERIMAKASIH KE PRESIDEN RI BERSAMA JAJARANNYA BONGKAR KORUPSI DAN HUKUM MATI
Polres Pekalongan Amankan Fun Run Milad ke-7 UMPP, Ribuan Peserta Berlari Aman dan Lancar
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:08

Wakil Bupati Lantik Empat Kuwu Hasil PAW

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:55

Verifikasi Fasos Fasum Lanjutkan Hasil RDP di DPRD Pekan lalu, Turun Lapangan Dari Dinas Perkim dan Dinas DPMPTSP Kabupaten Cianjur.

Senin, 27 Juli 2026 - 16:39

UPTD INFRASTRUKTUR JALAN DAN JEMBATAN KELAS A WILAYAH V DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN BOGOR.

Senin, 27 Juli 2026 - 10:33

Lansia Tergeletak di Perbatasan Karanganyar-Kajen, Respons Cepat Polisi Antar Korban Pulang ke Keluarga

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:53

Panitia Konferensi PWI Jabar Sosialisasikan Tahapan Pelaksanaan.

Berita Terbaru