Ratusan Warga Desa Banjarsari Gelar Aksi Demonstrasi Diduga PT.BGG Menambang Dilahan Sengketa

Kamis, 4 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Media Group

*Journalnews.id*
LAHAT- Hari IniRatusan Warga Desa Banjarsari, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat yang mengatasnamakan
Masyarakat pemilik lahan kembali menggelar aksi unjuk rasa dilokasi tambang batubara milik PT.BGG (Bumi Gema Gempita) yang sampai saat ini penyelesaian sengketa lahan belum sama sekali menemui titik terang. ujar Kades Banjarsari
Kamis-(4/April 2024)

Warga Banjar sari Aksi Demonstrasi ini untuk kesekian kalinya ini sebagai bentuk protes warga atas alih fungsi lahan perkebunan menjadi lahan tambang batu bara, aksi ini juga mendapat pengawalan ketat dari
anggota Polisi dan TNI mereka berorasi berlangsung selama hampir tiga jam kata ” Aldi

Kepala Desa Banjarsari aksi tersebut adalah bentuk keseriusan masyarakat menuntut agar perusahaan tidak menggarap lahan milik warga desa Banjarsari saat dalam sengketa dengan masyarakat kami,

” Lahan di wilayah dataran ayik kutean ini secara keseluruhan adalah milik warga Desa Banjarsari, terlebih lagi wilayah ini juga adalah milik Desa Banjarsari. Aksi ini juga kami lakukan untuk bahan pertimbangan melaporkan ke Presiden RI dan Kementerian agar lebih serius menanggapi permasalahan ini.” Tukas Aldi kepada wartawan.

Masih dikatakannya dalam kesempatan ini berharap agar laporan kepihak berwajib dengan Nomor : STTPN/432/IX/2023/SPKT/ RES LHT / POLDA SUMSEL Beberapa bulan yang lalu agar segera ditindaklanjuti.

” Sudah menunggu sejak dari beberapa bulan, sayang sekali kami sebagai pemerintah Desa sama sekali belum mendapatkan informasi terkait laporan tersebut. Jujur yang kami khawatirkan adalah masyarakat bertindak sendiri ” tegas Aldi

Terpisah Hariansyah pemilik lahan di wilayah dataran ayik kutean juga menegaskan agar permasalahan lahan tersebut segera diselesaikan

“Lahan kami sudah tidak bisa lagi digarap, jangankan mau menggarap akses menuju lahan kami sudah tidak bisa dilalui karena sudah tambang oleh pihak PT.BGG notabene milik Widarto grup Sungai Budi Yang paling penting adalah pembebasan yang di klaim perusahaan benar-benar tidak pernah melalui kami pemilik lahan.” Tegas Hariansyah yang juga ikut menggebu dalam aksi dan apabila tidak ada penyelesaian kami akan membawa masa lebih banyak lagi ujar ” Pendemo

Wartawan: Frengky.as

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:39

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Berita Terbaru