Publikasi Pemindahan Kantor KPUD Cianjur, Disemprot PJI

Kamis, 4 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS, CIANJUR – Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Cianjur, akan melayangkan surat protes kepada KPUD Cianjur. Pasalnya, KPUD Cianjur hanya memberikan tembusan ke salah satu organisasi perkumpulan wartawan, mengenai pindahnya Kantor KPUD Cianjur ke kawasan Perum Hukoci Cianjur, di Desa Babakan Karet Kecamatan Cianjur Kota. KPU selaku penyelenggara Pemilu kerap melontarkan janji palsu dan meremehkan peran media.

Seperti halnya disampaikan Dewan Pembina PJI Kabupaten Cianjur, Yanyan Mulyana, SH, menilai jika KPUD Cianjur tidak serius dalam membangun kerjasama sosialisasi tahapan Pemilu bersama media. KPUD Cianjur, menurutnya menganggap media hanya sebatas alat bantu dalam mensosialisasikan kegiatannya.

Sedangkan KPU sendiri tidak peduli terhadap media itu sendiri berupa terbangunnya kerjasama publikasi. “Anda ini (komisioner) KPU meminta media memberitakan tahapan Pemilu secara baik. Apakah Anda sadar bahwa publikasi media itu harus berbayar. Kok Anda enak gratisan,” kritik Yanyan dengan pedas. (04/01/2024).

Meskipun anggaran bersumber dari APBN pada Pemilu 2024, lanjut Yanyan, seharusnya KPUD Cianjur membangun komunikasi lebih awal dengan KPU pusat untuk pengalokasian anggaran media. “Jadi apa yang sampaikan ini merupakan isi hati dari para wartawan yang tergabung di Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Cianjur. Semoga dapat dipertimbangkan,” Jelasnya.

Hal senada disampaikan, Ketua PJI Cianjur, Kusnandar Ali, SH menyinggung soal dana kerjasama yang tidak jelas sebagaimana dijanjikan KPUD Cianjur saat pertemuan beberapa waktu lalu.

Periode KPU saat ini masih minim komunikasi antara KPU dengan media. Bahkan beberapa waktu lalu dari KPUD Cianjur sudah meminta dibuatkan list organisasi media. Namun tak kunjung juga direalisasikan. “Sejak tahapan awal Pemilu kita sudah diskusikan, namun realisasinya tidak ada,” semprot Kusnandar Ali.

Ketua KPUD Cianjur, M, Ridwan saat di konfirmasi melalui nomor whatsappnya terkait hal dimaksud, hanya menjawab singkat “Oh Muhun” (Iya,Red).

Berita Terkait

Diduga Langgar SOP Distribusi MBG Pakai Pikap Terbuka, Kepala SPPG Bobojong 1 Cianjur Justru Persoalkan Kedatangan Media
Kurang dari 24 Jam, Sat Reskrim Polres Cirebon Kota Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan
‎MD Narapida Lapas Kls II A Pamekasan Kembali Jalani Sidang, Atas Dugaan Penggelapan Motor Milik Penjual Nasi Lalapan Asal Desa Tlanakan Kabupaten Pamekasan ‎
Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Kesesi Pekalongan
‎Apresiasi Bung Taufik Dalam Penyelesaian Perkara Jufri Selesai melalui Restoratif di Polres Pamekasan
Leganya Warga Kesesi Pekalongan, Deretan Jeriken Akhirnya Terisi Air Bersih Bantuan Propam Polri
Polsek Gunung Jati Bersama Stakeholder Tangani Kebakaran Kandang Kambing di Klayan, Puluhan Ternak Mati
FKPPI Kota Cirebon Teguhkan Semangat Bela Negara dalam Peringatan HUT ke-48

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:50

Diduga Langgar SOP Distribusi MBG Pakai Pikap Terbuka, Kepala SPPG Bobojong 1 Cianjur Justru Persoalkan Kedatangan Media

Selasa, 22 September 2026 - 16:59

Kurang dari 24 Jam, Sat Reskrim Polres Cirebon Kota Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan

Selasa, 22 September 2026 - 13:32

‎MD Narapida Lapas Kls II A Pamekasan Kembali Jalani Sidang, Atas Dugaan Penggelapan Motor Milik Penjual Nasi Lalapan Asal Desa Tlanakan Kabupaten Pamekasan ‎

Selasa, 22 September 2026 - 13:22

Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Kesesi Pekalongan

Senin, 21 September 2026 - 16:41

‎Apresiasi Bung Taufik Dalam Penyelesaian Perkara Jufri Selesai melalui Restoratif di Polres Pamekasan

Berita Terbaru