Program GPM di Kecamatan Mundu Bantu Tekan Inflasi

Jumat, 25 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Mundu, Kamis (24/4/2025), sebagai upaya konkret pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pangan strategis sekaligus mengendalikan laju inflasi di daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) itu menghadirkan sembilan pelaku usaha pangan yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar. GPM juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-543 Kabupaten Cirebon.

Kepala DKPP Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi pemerintah dalam memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya menjelang hari-hari besar atau situasi fluktuatif.

“Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis yang kami tempuh untuk memperluas akses masyarakat terhadap pangan berkualitas dengan harga terjangkau,” kata Erus.

Menurut dia, peran pemerintah dalam menjaga kestabilan harga dan pasokan sangat penting agar masyarakat tidak terbebani, terutama rumah tangga dengan penghasilan menengah ke bawah.

Selain itu, GPM juga diharapkan dapat mendorong daya beli masyarakat dan meminimalkan potensi lonjakan harga yang berdampak terhadap inflasi daerah.

“Kami berharap pelaksanaan kegiatan ini bisa memberikan dampak nyata dalam memenuhi konsumsi masyarakat secara merata,” ujarnya.

Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Camat Mundu, dan unsur Forkopimcam setempat.

Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program

(sana)

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru