PROF SUTAN : BANDUNG BANJIR MELUAP MENAMBAH DUKA DI MASYARAKAT JAWA BARAT. MENGHIMBAU PRESIDEN RI BERSIKAP TEGAS

Selasa, 18 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

 

Bandung.
Musim Hujan masih intensitasnya berdampak banjir di Bandung dan sekitarnya
Berdampak kerugian yang luar biasa untuk Masyarakat hingga PULUHAN TRILYUN seluruh Jawa Barat.

Jakarta, Bogor, Bekasi, juga Tanggerang, baru saja di sapu dengan banjir luar biasa akibat Bendungan Ciawi Bogor yang gagal menahan air hujan. Proyek Bendungan Ciawi yang menggunakan Biaya hampir 800 milyar itu seperti asal jadi di bangunnya maka perlu perbaikan total.

Ketika musibah melanda sekala besar di Masyarakat.
Ada yang hobi di tiktok pejabat daerah mempertontontan keburukan kinerja para bawahannya. Seperti lupa saat ini posisinya adalah pejabat tingkat tinggi. Ada peranan alih fungsi lahan yang mengakibatkan semua ini terjadi dari perijinan yang pejabat berikan.

Kemampuan sungai yang menampung air curahan hujan semakin krisis, akibat perubahan alih fungsi lahan yang besar besaran, tampa pertimbangan matang dengan dampaknya.

Daerah daerah yang tadinya perkebunan, sawah, rawa atau hutan bila di lihat pada peta tahun 1975 Jawa Barat, lambat laun menjadi perumahan. Para pejabat di daerah tersebut yang melaksanakan memberikan perijinan alih fungsi lahan tersebut, bahkan anehnya tidak tersentuh hukum.

Kebijakan keputusan para pemimpin daerah di masa lalu berdampak luas pada kemampuan sungai yang menampung air. Karena tidak ada penambahan yang signifikan untuk membesarkan sungai. Juga kebutuhan sungai baru belum ada realisasinya.

Banjir di mana mana menguras uang Masyarakat karena dampaknya sangat miris. Kerusakan harta benda sangat banyak. Apalagi di bulan suci ramadhan banjir berhari hari.

PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH menghimbau kepada PRESIDEN RI JENDRAL HAJI PRABOWO SUBIYANTO agar ambil sikap tegas dan bersih bersih dari pejabat yang terlibat KORUPSI untuk segera di hukum mati. Serta upayakan hukuman berat bagi pejabat yang merusak Darat Laut Udara serta merusak ekosistem alam INDONESIA.

Bencana banjir saat ini adalah dasar dari perubahan alih fungsi lahan yang tidak memiliki kajian yang di sesuaikan atau menggunakan ilmu keseimbangan alam.

Sangat menyedihkan karena Masyarakat lagi yang jadi korbannya.
Pejabat daerah banyak melakukan kesalahan di masa lalu yang berdampak saat ini. Maka hal ini tidak boleh terjadi lagi serta harus ada perbaikan.

Oplus_131072

Sungai memiliki kapasitas kemampuan yang terbatas maka perlu dikembalikan lagi fungsi hutan, rawa, perkebunan dan danau sebagai rumah yang menampung air hujan.

Agar penyerapan air hujan bisa di manfaatkan secara maksimal. Membangun situ atau waduk baru harus di segerakan. Juga sangat penting ada sungai sungai baru untuk menyerap air dari sungai yang lama.

Nasehat orang tua dulu.
Jangan serahkan pekerjaan.
Kepada yang bukan ahlinya.

Narasumber : PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:39

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Berita Terbaru