Journal News.id – Dalam rangka penguatan sinergitas dan stabilitas wilayah Kabupaten Keerom Tahun 2026, Polres Keerom turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Apel Gabungan ASN, TNI dan Polri yang bertempat di Lapangan Sepak Bola Swakarsa, Kampung Asyaman, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Senin (12/01/2026).
Kegiatan apel gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut., MUP selaku Pembina Apel dengan Komandan Apel Letda CBA Gymnastyar (Danton Angkutan Yonif TP 815/WGT), serta diikuti kurang lebih 500 peserta dari unsur ASN Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan elemen masyarakat. Dari jajaran Polres Keerom, hadir Wakapolres Keerom KOMPOL Frits J. Erari, SE, bersama personel Polres Keerom yang tergabung dalam satu SST pasukan apel.
Apel gabungan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Keerom, Ketua DPRD Keerom, Pj. Sekda Kabupaten Keerom, Danyon TP 815/WGT, Danramil 1701-04/Arso, para pimpinan OPD, serta unsur terkait lainnya. Susunan pasukan apel terdiri dari gabungan perwira TNI–Polri–Pemda, satuan TNI AD, Polri, Satpol PP, Damkar, ASN, Dishub, Orari, Senkom, KNPI dan pimpinan OPD Setda Kabupaten Keerom.
Dalam amanatnya, Bupati Keerom menekankan pentingnya peningkatan sinergitas lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan wilayah perbatasan seperti peredaran miras ilegal, narkotika, serta persoalan sosial lainnya. Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh elemen untuk memperkuat koordinasi, menjaga persatuan dan menjadikan Kabupaten Keerom sebagai rumah besar yang aman, damai dan sejahtera.
Wakapolres Keerom, KOMPOL Frits J. Erari, S.E, yang turut hadir dalam apel tersebut menyampaikan bahwa kehadiran Polres Keerom dalam apel gabungan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah serta memperkuat sinergitas dengan TNI dan seluruh unsur pemerintahan. Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Keerom.
Lebih lanjut, KOMPOL Frits J. Erari menegaskan bahwa Polres Keerom siap bersinergi dalam upaya pencegahan dan penindakan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya peredaran minuman keras ilegal, narkotika serta permasalahan sosial yang dapat berdampak pada keamanan wilayah.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri, sehingga diperlukan peran aktif seluruh elemen, baik pemerintah daerah, TNI, tokoh adat, tokoh agama, maupun masyarakat,” ujarnya.
Wakapolres Keerom juga berharap momentum apel gabungan ini dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas sektor secara berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa Polres Keerom akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mengedepankan pendekatan humanis dan preventif guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif di Kabupaten Keerom sepanjang tahun 2026.













