Pj Bupati Cirebon Pimpin Upacara Hari Kesehatan Nasional ke-60

Rabu, 13 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.KABUPATEN CIREBON – Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, memimpin upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 di halaman Kantor Bupati Cirebon, Selasa (12/11/2024).

Dalam acara tersebut, Wahyu juga meluncurkan program Integrasi Layanan Primer dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital untuk pelayanan perizinan tenaga kesehatan di Kabupaten Cirebon.

Pada kesempatan itu, ia membacakan amanat dari Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, bahwa momentum ini menjadi kesempatan untuk mengapresiasi tenaga kesehatan yang berperan besar dalam pencapaian kesehatan nasional.

Selain itu, ia juga mengingatkan, bahwa keberhasilan Indonesia kembali masuk kategori upper middle income country setelah pandemi COVID-19, yang menunjukkan bahwa bangsa ini memiliki daya juang tinggi.

“Namun, kita tidak boleh lalai. Periode bonus demografi yang sedang kita jalani hanya terjadi sekali dalam sejarah sebuah negara. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045,” ujar Wahyu.

Ia menekankan bahwa untuk mencapai visi tersebut, pertumbuhan ekonomi nasional harus terus berada di kisaran 6-7 persen per tahun mulai 2025. Dengan target pembangunan, yang meliputi peningkatan pendapatan per kapita, penurunan kemiskinan hingga 0 persen, pengurangan ketimpangan, peningkatan daya saing, serta pengurangan efek rumah kaca menuju net zero emission, semua sektor harus bersinergi untuk mencapai target ini.

Wahyu menambahkan, bahwa faktor utama yang menentukan keberhasilan pencapaian Indonesia Emas 2045 adalah manusia Indonesia yang sehat dan cerdas.

Untuk itu, tema HKN ke-60 tahun ini, yaitu “Gerak Bersama, Sehat Bersama” harus menjadi tujuan bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat secara menyeluruh.

Pasca disahkannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pemerintah tengah memaksimalkan penerapan Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK) sebagai panduan dalam pengembangan kesehatan nasional.

“RIBK harus menjadi dasar dalam perencanaan, penganggaran, dan implementasi program kesehatan di setiap wilayah,” jelas Wahyu.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung transformasi kesehatan yang bertujuan mencapai perubahan yang lebih baik. Transformasi ini menjadi dasar penting dalam perjalanan Indonesia menuju bangsa yang maju.

Pemerintah juga fokus pada tiga program utama di bidang kesehatan, yaitu pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus tuberkulosis (TB), serta pembangunan rumah sakit berkualitas di daerah terpencil dan tertinggal.

“Saya berpesan kepada seluruh jajaran kesehatan, untuk berkontribusi maksimal dalam mencapai program pemerintah ini,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan, tenaga medis, LSM, pihak swasta, media, profesional, dan akademisi yang telah mendukung pembangunan kesehatan di Indonesia.

Di akhir sambutannya, Wahyu mengajak masyarakat untuk membangun budaya hidup sehat, mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

“Mari kita bangun budaya sehat, demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Sana

Berita Terkait

Wakil Bupati Lantik Empat Kuwu Hasil PAW
Verifikasi Fasos Fasum Lanjutkan Hasil RDP di DPRD Pekan lalu, Turun Lapangan Dari Dinas Perkim dan Dinas DPMPTSP Kabupaten Cianjur.
UPTD INFRASTRUKTUR JALAN DAN JEMBATAN KELAS A WILAYAH V DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN BOGOR.
Lansia Tergeletak di Perbatasan Karanganyar-Kajen, Respons Cepat Polisi Antar Korban Pulang ke Keluarga
Panitia Konferensi PWI Jabar Sosialisasikan Tahapan Pelaksanaan.
PROF DR SUTAN NASOMAL : RAKYAT INDONESIA BERTERIMAKASIH KE PRESIDEN RI BERSAMA JAJARANNYA BONGKAR KORUPSI DAN HUKUM MATI
Polres Pekalongan Amankan Fun Run Milad ke-7 UMPP, Ribuan Peserta Berlari Aman dan Lancar
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:08

Wakil Bupati Lantik Empat Kuwu Hasil PAW

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:55

Verifikasi Fasos Fasum Lanjutkan Hasil RDP di DPRD Pekan lalu, Turun Lapangan Dari Dinas Perkim dan Dinas DPMPTSP Kabupaten Cianjur.

Senin, 27 Juli 2026 - 16:39

UPTD INFRASTRUKTUR JALAN DAN JEMBATAN KELAS A WILAYAH V DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN BOGOR.

Senin, 27 Juli 2026 - 10:33

Lansia Tergeletak di Perbatasan Karanganyar-Kajen, Respons Cepat Polisi Antar Korban Pulang ke Keluarga

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:53

Panitia Konferensi PWI Jabar Sosialisasikan Tahapan Pelaksanaan.

Berita Terbaru