Peringati Hari Tani Nasional 2025, Bupati Imron Ajak Petani Tingkatkan Produktivitas Padi

Jumat, 26 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron mengajak para petani untuk terus meningkatkan produktivitas padi sebagai upaya menjaga ketahanan pangan nasional, seiring dengan momentum peringatan Hari Tani Nasional 2025.

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri panen raya padi di lahan seluas 20 hektare di Desa Wiyong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Jumat (26/9/2025).

“Petani adalah pahlawan sejati yang telah berjuang di garis depan untuk memastikan ketersediaan pangan bagi kita semua. Atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon, saya mengucapkan selamat Hari Tani Nasional,” kata Imron.

Menurutnya, sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian dan masuk dalam program strategis nasional untuk mewujudkan swasembada pangan.

Karena itu, pihaknya berkomitmen penuh untuk mendukung berbagai kebutuhan petani.

Ia menyebutkan, pemerintah pusat telah menyalurkan bantuan strategis berupa benih unggul hingga pupuk subsidi, yang perlu dimanfaatkan secara maksimal agar produksi terus meningkat.

“Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kita mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan menjadikan Kabupaten Cirebon sebagai lumbung padi yang tangguh,” ucapnya menambahkan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya, menambahkan bahwa hasil panen padi tahun ini menunjukkan capaian melampaui target.

Dari target panen 183 ribu ton pada 2025, realisasi sudah mencapai 245 ribu ton.

“Artinya, kita surplus sekitar 63 ribu ton. Ini menunjukkan produksi padi di Kabupaten Cirebon dalam kondisi aman,” kata Deni.

Ia menjelaskan, keberhasilan itu didukung penerapan masa tanam tiga kali (MT3) dalam setahun berkat bantuan irigasi dan pompa air dari pemerintah pusat.

Padahal sebelumnya, petani hanya bisa menanam dua kali setahun.

“Program ini sesuai arahan Kementerian Pertanian, agar tahun 2025 petani bisa melakukan tiga kali tanam dalam setahun,” ujarnya.

Deni menambahkan, persoalan ketersediaan pupuk sebenarnya tidak lagi menjadi masalah, karena distribusi saat ini sudah lebih sederhana.

Petani cukup mendaftar melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) menggunakan KTP, untuk bisa mendapatkan pupuk subsidi.

“Pupuk tidak langka, pemerintah sudah menjamin ketersediaan. Hanya saja ada sebagian petani yang belum melaporkan kebutuhannya, sehingga terjadi kendala administrasi,” katanya.

Ia memastikan, pemerintah juga telah menyiapkan bantuan benih padi untuk masa tanam 2026 yang akan mulai dilakukan pada Oktober mendatang.

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru